Merasa dirugikan, Reliance Securities Ancam BEI ke Jalur Hukum

Husen Miftahudin    •    11 November 2015 19:55 WIB
suspensi saham
Merasa dirugikan, Reliance Securities Ancam BEI ke Jalur Hukum
Founder and Group CEO PT Reliance Capital Management Anton Budidjaja (Kanan). MTVN/Husen Miftahudin

Metrotvnews.com, Jakarta: Founder and Group CEO PT Reliance Capital Management Anton Budidjaja mengatakan penghentian perdagangan yang dilakukan pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada PT Reliance Securities Tbk terkait transaksi efek PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) dinilai gegabah dan merugikan.

Dia mengaku, Reliance Securities membukukan transaksi perdagangan sehari sebesar Rp180 miliar dengan fee beli 0,25 persen dan fee jual sebesar 0,35 persen.

"Seharusnya terlebih dahulu memikirkan secara matang sebelum mengambil keputusan yang bisa merugikan banyak pihak. Karena kalau kami ada apa-apa, tentunya mereka juga yang rugi," imbuh dia ditemui di Menara Batavia, Jalan KH Mas Mansyur Kav 126, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2015).

Anton pun mengungkapkan, saat ini RELI bersama kuasa hukumnya tengah mengkaji dan mempelajari upaya-upaya hukum yang akan ditempuh.

"Indonesia sebagai negara hukum, semua orang berhak (melakukan upaya hukum). Kami akan meminta opini mereka," tutur dia.

Dia pun kecewa terhdap langkah BEI. Dia merasa sudah dipukul telak oleh BEI terkait suspensi tersebut.

"Sebenarnya, kami ini seperti anaknya BEI. Jadi kalau kami salah, ya dicubit saja. Jangan digebuki seperti ini. Kalau digebuki terus, tentu anaknya ini bisa melawan," tegas Anton.


(SAW)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

1 day Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /