Jokowi Targetkan 60 Ribu Tenaga Kerja dari Kalangan Santri

Amaluddin    •    11 November 2015 22:20 WIB
pengangguran
Jokowi Targetkan 60 Ribu Tenaga Kerja dari Kalangan Santri
Presiden Jokowi. Foto: Antara/Yudhi

Metrotvnews.com, Surabaya: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Program Penciptaan Lapangan Kerja melalui Sinergitas Investasi dengan Pondok Pesantren di Java Integrated Industrial & Ports Estate (JIIPE), Kawasan Industri Terpadu & Deep Sea Port. Dengan program tersebut, Jokowi menarget menyerap sekitar 60 ribu tenaga kerja per tahunnya.

"Saya akan terus mendorong pembangunan lapangan kerja, sehingga roda perekonomian nasional dan daerah terus bergerak. Saya bersyukur sore ini ada kerja sama investasi antara pondok pesantren dan investor. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa terus dilakukan di daerah lainnya," kata Jokowi, dalam sambutannya di JIIPE, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (11/10/2015).

Kementerian Agama mendata terdapat 9.08 juta santri yang sedang mengenyam pendidikan menengah. Dengan rincian, siswa madrasah aliyah sebanyak 1,09 juta orang, santri di pondok pesantren sebanyak 3,65 juta orang, dan siswa di madrasah sebanyak 4,34 juta orang.

"Jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,5 juta orang. Untuk itu kita harus siapkan pekerjaan untuk mereka. Sebab, angka ini tidak sedikit. Artinya, ada 9,08 juta santri yang bisa menjadi karyawan atau tenaga kerja di daerah masing-masing. Mari kita persiapkan mulai sekarang," kata Jokowi. 

Mantan wali kota Solo ini mengatakan hampir semua negara-negara memiliki permasalahan pengangguran. Untuk itu, pemerintah Indonesia memberikan paket deregulasi yang bisa menarik investasi ke Indonesia 

"Angka investasi diikuti perkembangannya setiap hari. Dengan data tersebut, pemerintah bisa mengetahui apa yang harus dilakukan. Oleh karena itu, kenapa saya selalu mengejar acara yang terkait dengan investasi, karena persaingan investasi antarnegara kompetisi semakin ketat," kata dia.

Gubernur Jatim Soekarwo mengapresiasi langkah pemerintah pusat bersinergi antara investasi dengan pondok pesantren. Sebab, kata dia, program ini bisa menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas.

"Misalnya dengan program SMK Mini yang dilakukan pemprov Jatim. Para santri di pondok pesantren bisa berkiprah untuk masyarakat dan ikut meningkatkan roda perekonomian daerah," ujar Pakde Karwo sapaan akrabnya.


(UWA)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

13 hours Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /