Delapan Klub Bersaing Juarai Kompetisi Divisi Satu

- 23 Oktober 2013 23:04 wib
metrotvnews.com/fz
metrotvnews.com/fz

Metrotvnews.com, Jakarta: Delapan klub yang sudah memastikan lolos ke kompetisi Divisi Utama musim depan akan berebut menjadi juara kompetisi Divisi Satu PSSI yang dikelola oleh Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI).

CEO BLAI Syauqi Soeratno di Jakarta, Rabu (23/10), mengatakan sesuai dengan jadwal yang ada, delapan klub terlebih dahulu dibagi dalam dua grup dan pertandingannya sendiri akan dimulai 9 November nanti.

"Juara Grup 17 akan berhadapan dengan juara Grup 18. Tidak ada semifinal pada pertandingan putaran tiga ini," kata Syaugi seusai manajer meeting dengan delapan klub di Jakarta.

Berdasarkan hasil manajer meetting diputuskan jika Grup 17 akan diisi oleh PS Bintang Jaya Asahan, PS Kwarta Deli Serdang, Villa 2000 dan PSGS Ciamis. Sedangkan Grup 18 diisi oleh Persinga Ngawi, Persida Sidoarjo, Martapura FC dan Persigubin Papua.

Syauqi menjelaskan, untuk tuan rumah pelaksanaan pertandingan putaran tiga pihaknya telah memutuskan dua tempat yaitu Ciamis dan Stadion Lebakbulus Jakarta.

"Untuk Grup 17 ada dua klub yang mengajukan diri menjadi tuan rumah yaitu PSGS Ciamis dan Bintang Jaya. Setelah dikaji termasuk berdasarkan hasil verifikasi akhirnya dipilihkan Ciamis," katanya menambahkan.

Khusus untuk Grup 18, kata dia, tidak ada klub yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. Melihat kondisi tersebut, BLAI langsung mengambil alih kendali dan diputuskanlah Jakarta dalam hal ini Stadion Lebakbulus sebagai tuan rumah. Hal ini didasarkan dengan manual liga.

"Biaya ditanggung tuan rumah. Khusus untuk Grup 18 biaya pertandingan ditanggung oleh semua klub. Untuk panpel kami menunjuk pengprov dimana pertandingan dilangsungkan (Jakarta)," kata Syauqi menambahkan.

Setelah pertandingan putaran tiga usai, juara Grup 17 dan 18 selanjutnya diadu dalam putaran final. Sesuai dengan rencana pertandingan pamungkas kompetisi Divisi Satu ini digelar di Jakarta, 17 November mendatang.

Pada manajer meeting putaran tiga ini pihak BLAI juga menghadirkan perwakilan dari Komisi Disiplin PSSI serta Komite Wasit. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas kompetisi. Apalagi pertandingan memasuki masa krusial.

"Kami sangat konsen dalam penegakan disiplin demi kualitas kompetisi. Apalagi tensi pertandingan mulai tinggi," kata pria asal Yogyakarta itu.

Setelah menggelar manajer meeting Divisi Satu, BLAI selaku operator liga amatir di Indonesia akan menggelar manajer meeting untuk Divisi Dua. Sesuai dengan rencana, pertemuan itu digelar di Jakarta, 29 Oktober nanti. (Antara)

()

INGGRIS
SPANYOL
ITALIA
JERMAN
CHAMPIONS
INDONESIA

Mata Najwa: Siapa Mau Jadi Menteri

20 Agustus 2014 11:37 wib

Mata Najwa: Hari-hari ini banyak orang seolah berkompetisi dan berebut posisi menjadi menteri. Jabatan pembantu Presiden rupanya menarik minat berbagai kalangan. Padahal menjadi menteri jelas tak gampang. Mesti pandai membaca keinginan sang Presiden, juga menahkodai kementerian dengan setumpuk kerja besar dan melelahkan. Tiga menteri di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II diundang bercerita tentang suka duka menjadi menteri, dilihat dari berbagai sisi. Ketiganya adalah menteri pengganti, yang tidak sejak awal masuk kabinet. Ada menteri BUMN Dahlan Iskan, menteri kesehatan Nafsiah Mboi, dan menteri agama Lukman Hakim Saifuddin. Menteri yang terakhir ini bahkan hanya memiliki waktu empat bulan saja membenahi kementerian agama yang tengah dirundung skandal korupsi. Secara terbuka, Nafsiah Mboi, Dahlan Iskan dan Lukman Hakim Saifuddin menceritakan beban tanggung jawab masing-masing. Juga tentang seni berhubungan dengan rekan kerja di DPR. Ketiga menteri juga mengisahkan seperti apa interaksi dengan Presiden. Mereka pun sudah punya jawaban jika kembali ditawari menjadi menteri di kabinet mendatang. Saksikan Mata Najwa episode 'Siapa Mau Jadi Menteri', Rabu, 20 Agustus 2014, pukul 20:05 WIB hanya di Metro TV.