Musim Hujan, BPDB Rilis Peta Banjir Yogya

Patricia Vicka    •    12 November 2015 14:42 WIB
banjir
Musim Hujan, BPDB Rilis Peta Banjir Yogya
Tugu Yogyakarta. (Antara/Noveradika)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Lima belas kecamatan di empat wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berisiko tinggi terkena banjir. Banjir di 15 kecamatan itu bisa melumpuhkan aktivitas masyarakat.

Menurut pemetaan banjir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY, ke lima belas wilayah itu tersebar di Kota Yogyakarta, Kabupaten Kulonprogo dan Bantul.

"Sebenarnya banjir terjadi di seluruh kabupaten dan kota di DIY. Tapi tiga daerah tadi memiliki risiko tinggi dan dampak besar pada kehidupan masyarakat. Kalau banjir, aktivitas warga di ketiga daerah itu banyak yang berhenti," ujar Kepala Seksi Kedaruratan BPBD DIY Danang Samsu di Yogyakarta, Kamis (12/11/2015).

Wilayah di Kota Yogyakarta yang punya risiko tinggi banjir berada di sepanjang bantaran Kali Code. Yakni di Kecamatan Tegal Panggung, Danurejan dan Gedong Tengen.

"Wilayah bantaran kali di tiga kecamatan itu seharusnya menjadi daerah aliran sungai. Namun, kini dibangun banyak tempat tinggal. Sehingga saat musim hujan tergenang cukup tinggi," jelasnya.

Sementara, wilayah risiko banjir tinggi di Bantul berada di Kecamatan Pandak, Srandaan, Sanden, Kretek, Jetis, Sewon, dan Kecamatan Immogiri. Sedangkan di Kulon Progo, berada di Kecamatan Temon, Lenggah, Galur, dan Kecamatan Wates.

"Bantul dan Kulon Progo kebanyakan berada di dataran rendah dan pinggir laut. Sehingga saat hujan ada beberapa wilayah yang tergenang air laut yang masuk ke daratan," ucap Danang.

Pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah, SAR, dan warga untuk bersiap menghadapi banjir. "Kami siagakan 50 personel yang stand by untuk mengatasi semua bencana yang terjadi selama musim penghujan. Belum termasuk tim tambahan dari stakeholder kami. Peralatan bantuan banjir juga sudah kami sediakan," kata dia.

Ia mengimbau warga untuk kerja bakti membersihkan saluran air selama musim pancaroba. "Supaya aliran air lancar menuju sungai. Kami juga sudah informasikan warga yang tinggal di wilayah rawan banjir untuk bersiap pindah jika ada info banjir dari kami," tutupnya.


(SAN)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /