Jokowi Undang Australia Bangun Peternakan di NTT

Desi Angriani    •    12 November 2015 15:21 WIB
ternakdaging sapi
Jokowi Undang Australia Bangun Peternakan di NTT
Kunjungan Malcolm Turnbull merupakan yang pertama ke Indonesia setelah menjabat Perdana Menteri menggantikan Tony Abbott. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah berencana menyulap padang stepa di NTT dan NTB menjadi lahan peternakan sapi. Australia tertarik terlibat dalam proyek raksasa ketahanan pangan tersebut.

Demikian ungkap Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tentang salah satu materi pembicaraan antara Presiden Jokowi dengan PM Australia Malcolm Turnbull. Pertemuan dua kepala pemerintahan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/11/2015).

"Kita mengundang mereka untuk invest membiakkan sapi di NTT dan NTB. Kan daerah itu dari segi iklim  hampir sama dengan nothern theritory (wilayah utara Australia yang paling banyak mengeskpor sapi hidup ke Indonesia -red)," kata Retno.

Menurutnya PM Turnbull menyambut baik tawaran tersebut. Tim teknis dari pemerintah Australia akan menindaklanjuti dengan menemui Mentan Amran Sulaiman.

"Ini akan ditindak lanjuti Menteri Pertanian," ujar Retno.

Australia merupakan salah satu mitra dagang terbesar di Indonesia dengan mnilai total investasi mencapai USD 11 miliar. Selain peternakan sapi, Australia juga tertarik berinvestasi dalam bidang energi dan infrastruktur. 

Rencana membangun peternakan sapi secara besar-besaran di NTT dan NTB dirancang sejak era pemerintahan Presiden SBY. Luasnya padang stepa di dua propinsi tersebut sangat cocok dijadikan peternakan sapi sehingga Indonesia tidak terus mengimpor untuk memenuhi kebutuhan sapi dalam negeri.

Namun keterbatasan infrastruktur masih harus diselesaikan. Bukan hanya akses jalan menuju padang stepa yang berada di perbukitan, melain juga pengadaan jaringan air bersih dan listrik hingga kapal dan pelabuhan khusus ternak.
 


(LHE)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /