Komisi VII Panggil Sudirman Klarifikasi Pencatutan Nama Jokowi-JK

M Rodhi Aulia    •    12 November 2015 15:49 WIB
freeport
Komisi VII Panggil Sudirman Klarifikasi Pencatutan Nama Jokowi-JK
Menteri ESDM Sudirman Said. Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla disebut dicatut seorang politikus yang ingin mendapatkan saham dari PT Freeport Indonesia. Adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said yang mengungkap isu tersebut. 

Namun hingga kini, Sudirman tak pernah membeberkan identitas politikus itu. Banyak kalangan mendesak bekas aktivis antikorupsi itu membuka nama si pencatut.

Komisi VII DPR bahkan berniat memanggil Sudirman untuk mengklarifikasi dan mempertanyakan kasus ini. "Ini sangat serius dan harus diluruskan," kata Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika saat dihubungi, Kamis (12/11/2015).

Kardaya mengatakan, persoalan ini sebetulnya tak substansial, namun telanjur jadi polemik yang menciptakan gaduh. Selain juga menimbulkan saling curiga di kalangan politikus. "Jadi lebih bijak kalau menteri itu menyampaikan siapa yang dimaksud," ucapnya. 

Sudirman akan dianggap pahlawan jika berani membeberkan identitas si politikus. "Jika berani, akan banyak dipuji," kata dia.  

Sudirman melontarkan pernyataan soal pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden dalam sebuah wawancara di televisi. Saat itu, Sudirman mengungkap ada politikus yang kini sedang berkuasa mencatut nama Jokowi dan Jusuf Kalla agar kebagian saham PT Freeport Indonesia. Politikus itu mengaku bisa memuluskan perpanjangan kontrak.   


(KRI)

Video /