Polisi Buru Dokter Gigi Pemalsu Dokumen Tanah

Deny Irwanto    •    13 November 2015 08:56 WIB
pemalsuan dokumen
Polisi Buru Dokter Gigi Pemalsu Dokumen Tanah
Ilustrasi pemalsuan sertifikat. (Foto: Antara/Rivan Awal)

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya melakukan pengejaran terhadap Daniel Lukas Simon. Dokter gigi itu diduga memalsukan dokumen pembelian tanah seluas 40.058 M2 di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.
 
"Iya benar (masih dalam pencarian)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (13/11/2015).
 
Krisshna menjelaskan, Polda Metro Jaya sudah memasukkan Daniel dalam daftar pencarian orang (DPO). Selain itu, pihaknya juga bakal mengeluarkan surat cekal. "Kami terbitkan red notice dan pencekalan terhadap yang bersangkutan," tegas Krishna.
 
Kasus ini bermula dari tanah seluas 40.058 meter persegi yang terletak di Desa Tanjung Pasir Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang.
 
Tanah tersebut dibeli oleh Handoyo Setiawan (Pelapor) dari PR.ENI dengan AJB dan Kuasa Nomor 58 tertanggal 22 April 1982 yang dibuat oleh notaris Drs. Anwar Makarim, SH dengan alas haknya Sertifikat Hak Milik (SHM).
 
Sedangkan, Daniel Lukas Simon (Terlapor) membeli dari PR. ENI dengan AJB No.248/KEC.TLG/1994 tertanggal 31 Maret 1994 dihadapan Camat Teluk Naga Deddy MR dengan alas haknya berupa SPPT PBB.
 
Kemudian, Daniel Lukas Simon menggugat Handoyo Setiawan di Pengadilan Tangerang tanggal 13 Mei 2014 dengan No: 302/pdt.G/2014/PN.TNG.
 
Karena ada gugatan dari Daniel yang menggunakan AJB palsu, Handoyo melaporkan ke Polda Metro Jaya dengan Nomor LP /4635/XII/2014 /PMJ/Ditreskrimum tanggal 16 Desember 2014.
 
Setelah itu, Polda Metro Jaya menetapkan Daniel sebagai tersangka. Dia dikenakan Pasal 263 dan 266 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 (lima) tahun.
 
Daniel tidak terima ditetapkan sebagai tersangka, ia mengajukan gugatan Pra Peradilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada awal November 2015 dengan No. 95/pid.prap/2015/PN.JKT_Sel.
 
Namun, pengadilan memutuskan Pra Peradilan tidak dapat diterima dengan alasan NO atau kurang para pihak. Karena hanya Polda Metro Jaya yang digugat sedangkan Kejari Tangerang tidak diikut sertakan dalam gugatan tersebut.
 
Berkas Daniel Lukas Simon telah dinyatakan lengkap atau P21, namun pada saat tahap kedua yakni penyerahan tersangka ke Kejari Tangerang, tersangka Daniel tak datang. Kini, status tersangka Daniel dinyatakan buron dan DPO Polda Metro Jaya karena diduga kabur ke luar negeri.


(FZN)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /