DKI Jakarta Berperan sebagai Konsumen Stok Sapi

Gervin Nathaniel Purba    •    13 November 2015 18:59 WIB
daging sapikementan ads
DKI Jakarta Berperan sebagai Konsumen Stok Sapi
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) memaparkan DKI Jakarta akan menjadi konsumen stok sapi yang akan dikirimkan dari kelima provinsi di Indonesia.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Srie Agustina mengatakan, DKI Jakarta akan menerima stok sapi dari Lampung, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam hal ini, Sri mengatakan kelima provinsi berperan sebagai produsen.

"Sekarang sebagai tahap awal kerja sama ini, DKI sebagai daerah konsumen dengan daerah-daerah produsen," ujar Sri saat ditemui di Kantor Pusat Kementan, Jakarta Selatan, Jumat (13/11/2015).

Setelah stok sapi tersebut masuk Jakarta, pihaknya akan bekerjasama dengan PT Berdikari untuk mengatur teknik pemotongannya sebelum daging sapi tersebut akan masuk ke pasar-pasar di wilayah Jabodetabek.

Sri juga berharap, dari hasil MoU antara pihak Kementan dengan keenam Gubernur ini, maka harga daging sapi di tingkat pedagang akan lebih murah dari harga saat ini yang masih bertahan pada kisaran Rp100 ribu per kilogram (kg).

"Harapannya kalau di RPH (rumah potong hewan) pakai harga normal rata-rata Rp26 ribu-Rp27 ribu (harga sapi hidup), jadi dikali dua itu Rp56 ribu, ditambah biaya RPH Rp17 ribu, ditambah keuntungan pedagang Rp6.000, harapan maksimal sampai Jakarta Rp79 ribu-Rp85ribu," jelasnya.


(AHL)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

3 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /