Indonesia Soccer Revolution Siap Asah Ratusan Pelatih Muda

Fitra Iskandar    •    13 November 2015 19:58 WIB
pembinaan sepakbolakemenpora ads
Indonesia Soccer Revolution Siap Asah Ratusan Pelatih Muda
Ilustrasi. (Foto: MTVN/Fitra Iskandar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ratusan pelatih muda berkesempatan mengikuti program workshop Indonesia Soccer Revolution (ISR). Program ini akan mulai digelar pada 16 November di Jakarta.

ISR rencananya akan digulirkan di delapan kota yaitu Makassar, Samarinda, Medan, Padang, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya.

Setiap tahap akan digelar selama dua hari dengan peserta sekitar 25 pelatih muda. Tahap pertama program ini akan digelar pada 16--17 November di Kantor PPITKON Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta. Penyelenggara tidak memungut biaya dari peserta.

"Kami ingin memberi bekal gagasan sepakbola masa depan bagi pelatih-pelatih muda di Indonesia," kata Chairman ISR, Taufik Jursal Effendi kepada Metrotvnews.com, Jumat (13/11/2015).  

ISR merasa prihatin bahwa program pembinaan terhadap pelatih semakin ditinggalkan di tengah situasi konflik yang melanda persepakbolaan Tanah Air. Padahal, peningkatan kemampuan pelatih merupakan kunci penting untuk memajukan sepakbola.

ISR, menurut Taufik berusaha mempersiapkan pelatih muda yang mampu mempersiapkan karakter dan mental untuk pemain muda. Sebab itu materi workshop 70 persen dilakukan di dalam kelas. Baru sisanya berupa latihan lapangan.
 
"Masalah teknik itu gampang dipelajari dengan cepat. Tetapi membentuk sikap dan mental dan kebiasaan pemain itu sulit. Padahal itu untuk pegangan kedepan bila sepakbola kita ingin maju," jelas Taufik, yang juga pendiri Asosiasi Pelatih Sepakbola Indonesia.

Sebab itu selain pelatih Danurwindo, worksop juga melibatkan pemateri yang merupakan pakar olahraga dan motivasi Defrizal. Kemudian juga pakar NLP (Neuro-linguistic programming) Amarta Imron. Pemateri lain adalah Edy Nurinda Susila dari Kemenpora. Taufik Jursal Effendi yang merupakan pendiri Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia juga tampil sebagai pemateri.

Dalam program ini, ISR merangkul para pelatih di bawah usia 35 tahun menjadi peserta. Nantinya, mereka diharapkan ISR untuk memantau dan memunculkan pemain-pemain muda terbaik di daerah masing-masing ke pentas nasional. "Pemain terbaik datang dari pelatih terbaik," kata Taufik.


(FIT)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /