Ratusan Pemotor Neduh di Bawah Jembatan, Lalin ke Kuningan Tersendat

Wanda Indana    •    16 November 2015 15:22 WIB
lalu lintas
Ratusan Pemotor Neduh di Bawah Jembatan, Lalin ke Kuningan Tersendat
Motor berteduh di fly over--Metrotvnews.com/Wanda Indana

Metrotvnews.com, Jakarta: Hujan menyiram Ibu Kota Jakarta hari ini. Beberapa kolong jembatan layang dan by pass mulai dipenuhi ratusan pengendara sepeda motor yang berteduh.

Pantauan Metrotvnews.com, para pengendara motor berjubel di bawah jembatan layang Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pengendara sepeda motor tampak mengehentikan motornya dan berteduh. Akibatnya, lalu lintas menuju Kuningan, Jakarta Selatan, dan arah sebaliknya tersendat.

Arif, 38, salah seorang pengendara mengaku berteduh lantaran tidak membawa jas hujan. Dia ingin pergi menemui klien bisnisnya. Dia tak ingin pakaian basah terkena air hujan. "Jaket hujan saya tertinggal. Jadi berteduh di sini dulu," kata Arif kepada Metrotvnews.com, Senin (16/11/2015).

Arif mengaku tidak mengetahui berteduh di bawah jembatan saat hujan dapat terkena sanksi. "Enggak tahu, kalau kena denda enggak apa-apa, kan ramai-ramai," ujar dia terkekeh.
 
Hal serupa terjadi di by pass Cawang, Jakarta Timur. Tampak ratusan sepeda motor berkerumun di by pass Cawang. Suara klakson bersahut-sahutan membuat suasana semakin riuh.

Akibatnya, lalu lintas menuju Kuningan dan Pondok Kopi macet. "Woi, minggir, mau lewat ini," teriak salah seorang pemotor geram.

Tidak ada satu pun anggota kepolisian di lokasi yang mengurai kemacetan. Sebelumnya, Polda Metro Jaya berharap pengendara motor menyiapkan 'peralatan tempur', seperti jas hujan dan pelindung anti air lain. Pengendara diminta tidak berteduh di bawah jembatan karena dapat menghambat arus lalu lintas.

Polda Metro Jaya mengancan akan mengganjar tilang apabila pemotor yang berteduh sembarangan seperti di terowongan, jalan penyeberangan orang dan halte kemudian membuat macet.

"Nanti ada Satgas yang akan mengimbau pemotor untuk tidak berteduh di bawah fly over atau jembatan penyeberangan," kata Kasubdit Gakkun Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto.

Kalau mereka berhenti hanya untuk pakai jas hujan lalu jalan lagi, itu tidak menjadi masalah. "Kalau tidak meninggalkan tempat, bisa ditilang dengan denda Rp250 ribu," kata Budiyanto.


(YDH)