Peluncur Roket Ditemukan dalam Penggerebekan di Prancis

Willy Haryono    •    16 November 2015 16:01 WIB
prancis diserang
Peluncur Roket Ditemukan dalam Penggerebekan di Prancis
Polisi bergerak ke area Place de la Republique di Paris, Prancis, Minggu (15/11/2015), setelah terjadinya kepanikan akibat suara petasan yang dikira berasal dari senjata api. (Foto: AFP/JOEL SAGET)

Metrotvnews.com, Lyon: Kepolisian Prancis menggelar "lebih dari 150" operasi penggerebekan terhadap terduga teroris, Senin (16/11/2015), setelah terjadinya serangkaian aksi teror di Paris yang menewaskan ratusan orang. 

Menurut beberapa sumber di kepolisian Paris, penggerebekan dilancarkan di sejumlah kota, termasuk Bobigny di wilayah timur ibu kota Prancis. Sebanyak 13 penggerebekan juga dilakukan di sekitar kota Lyon.

"Ada lima penangkapan terduga teroris dan penyitaan berbagai senjata, termasuk peluncur roket, senapan automatic kalashnikov 47 (AK-47), rompi antipeluru, pistol dan peralatan tempur," ucap seorang sumber di Paris, seperti dikutip AFP. 

Penggerebekan lainnya dilakukan di Toulouse, di mana ada tiga orang yang ditangkap petugas, kata  

Sementara di kota Grenoble, menurut surat kabar Le Dauphine Libere, belasan orang ditangkap dan beberapa senjata serta uang tunai disita dalam rangkaian penggerebekan.

Aparat keamanan di Prancis mendapat kewenangan tambahan setelah Presiden Francois Hollande menetapkan status darurat terorisme. 

Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Paris pada Jumat kemarin, yang menewaskan 129 orang dan melukai 352 lainnya. 

Prancis merespon dengan membombardir Raqqa, sebuah kota di Suriah yang diklaim ISIS sebagai ibu kota kekhilafahan.


(WIL)