Abu Bakar Baasyir Jalani Sidang Permohonan PK Hari Ini

Deny Irwanto    •    17 November 2015 11:35 WIB
terorisme
Abu Bakar Baasyir Jalani Sidang Permohonan PK Hari Ini
Abu Bakar Baasyir----Ant/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir mengajukan permohonan peninjauan kembali atas vonis 15 tahun penjara yang diterimanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Permohonan itu rencananya disidangkan di PN Jaksel, hari hari.

Permohonan PK itu sudah tercatat dengan nomor register 17/PK/2015/PN.JKT.SEL dan sidang akan dipimpin Achmad Rivai. Sidang perdana PK ini beragendakan pembacaan permohonan oleh pemohon.

"Sidang PK Abu Bakar Baasyir digelar hari ini. Hakim Ketua Majelisnya Achmad Rivai," ujar Humas PN Jakarta Selatan Made Sutrisna di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2015).

Saat ini, sidang belum dimulai. Pengamanan lokasi sidang pun, nampak biasa saja. Hanya belasan petugas kepolisian yang memakai baju dinas dan baju biasa yang bertugas di pintu masuk utama PN Jaksel. Mereka berasal dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Pasar Minggu.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Abu Bakar Baasyir. Ustaz ABB banding atas vonis tersebut. Di tingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memutuskan hukuman ABB dihukum sembilan tahun penjara.

Tapi di tingkat kasasi, Mahkamah Agung membatalkan putusan PT DKI. MA mengembalikan pada putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yakni 15 tahun penjara. Atas hal tersebut, Baasyir mengajukan PK.

Dalam kasus pendanaan terorisme ini, Baasyir dinyatakan bersalah karena terbukti merencanakan atau menggerakkan orang lain dengan memberikan dananya untuk kegiatan pelatihan militer di Pegunungan Jantho, Aceh Besar.

Dana yang terbukti dihimpun Baasyir sejumlah Rp350 juta, dengan rincian Rp150 juta didapat dari Haryadi Usman dan Rp200 juta dari Syarif Usman serta sebuah handycam dari Abdullah Al Katiri.

Baasyir kemudian ditahan di Lapas Batu sejak 6 Oktober 2012 setelah dipindah dari Rumah Tahanan Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Akan tetapi sejak 15 Januari 2013, Baasyir dipindah ke Blok D Lapas Pasir Putih, Nusakambangan.


(TII)


Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar
Persiapan Piala AFF U-22

Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar

14 hours Ago

Indra Sjafri membantah bahwa Timnas U-22 akan beruji coba melawan Persija Jakarta dan Persebaya…

BERITA LAINNYA
Video /