Tata Kelola Baik Jadi Modal Utama Sektor Jasa Keuangan

Eko Nordiansyah    •    17 November 2015 12:03 WIB
keuanganjasa keuangan
Tata Kelola Baik Jadi Modal Utama Sektor Jasa Keuangan
Ketua DK-OJK Muliaman D Hadad (kiri) (MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerapan tata kelola yang baik atau good governance dalam sektor jasa keuangan merupakan modal utama dan peranannya cukup penting dalam menunjang keberhasilan aktivitas sektor jasa keungan guna kemajuan perekonomian sebuah negara.

Sebagai otoritas pengatur dan pengawas Lembaga Jasa Keuangan (LJK) secara menyeluruh, OJK memiliki tugas untuk mengawasi pengelolaan aset keuangan yang begitu besar. Secara keseluruhan OJK akan mengawasi pengelolaan aset keuangan sebesar Rp13.375 triliun.

"Dalam mendukung tercapainya tujuan-tujuan pembentukan OJK tersebut serta untuk mengelola dengan baik kewenangannya yang besar, penerapan tata kelola yang baik di OJK menjadi suatu keharusan," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, di Museum Nasional, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (17/11/2015).

OJK bertekad untuk dapat menjadi role model implementasi governance bagi industri jasa keuangan di Indonesia. Untuk itu, program penerapan prinsip-prinsip governance telah diintegrasikan dengan program budaya di OJK. Selain itu, beberapa inisiatif strategis juga telah diambil untuk mengimplementasikan governance dan memperkuat integritas OJK.

Melalui pendekatan budaya maka governance akan lebih mudah diterima oleh seluruh pemangku kepentingan sehingga prinsip-prinsip governance termasuk prinsip integrasi dapat diterapkan dalam setiap aktivitas secara sadar dan sungguh-sungguh. Pada akhirnya diharapkan governance menjadi budaya bangsa, bukan hanya menjadi jargon semata.

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung program OJK ini agar dapat memastikan bahwa OJK terus memiliki kapasitas terbaik dalam menjalankan fungsi pengaturan, pengawasan, dan perlindungan konsumen," tambah Ketua Dewan Audit dan Anggota Dewan Komisioner OJK, Ilya Avianti.

Sebagai upaya memajukan penegakan governance di sektor keuangan, OJK menggelar Risk and Governance Summit (RGS) 2015. Forum ini merupakan salah satu stretegi OJK untuk meningkatkan kualitas governance di industri jasa keuangan di luar pendekatan, pengaturan dan pengawasan ke industri.


(ABD)


Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar
Persiapan Piala AFF U-22

Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar

6 hours Ago

Indra Sjafri membantah bahwa Timnas U-22 akan beruji coba melawan Persija Jakarta dan Persebaya…

BERITA LAINNYA
Video /