Menkominfo Resah Kualitas dan Kuantitas Humas Pemerintah Menurun

Damar Iradat    •    18 November 2015 16:19 WIB
pemerintah
Menkominfo Resah Kualitas dan Kuantitas Humas Pemerintah Menurun
Menkominfo Rudiantara,--Foto: MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pola komunikasi pemerintahan melalui humas dinilai makin kurang optimal. Musababnya karena kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) kehumasan menurun. Bahkan, penurunan itu sudah berlangsung sejak era reformasi.

"Dari sisi kuantitas, pada Orde Baru itu ada juru penerang, totalnya sekitar 12 ribu. Kalau pemerintah pusat bilang A ke mana-mana dan (penyebaran informasinya) cepat. Departemen Penerangan sangat mengontrol semuanya," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dalam acara Konvensi Nasional Humas di Hotel Pan Pasific, Jalan MH Thamrin, Rabu (18/11/2015).

Jumlah juru penerang pascareformasi menurun. Karena, saat itu komunikasi dianggap terlalu dikontrol pemerintah. Hasilnya, menurut Rudi, saat ini juru penerang hanya ada sekitar 800-an orang.

Sementara dari segi kualitas, juru penerang sekarang tidak mendapat pendidikan dan pelatihan secara serius. Hal ini mengakibatkan regenerasi juru penerang dan pranata humas tersendat.

"Jadi, sudah 10 tahun tidak ada lagi pranata humas yang junior dari generasi berikutnya. Walau ada tapi hanya formalitas, titelnya saja. Tapi secara isi tidak," ungkap Rudi.

Hal ini juga mengakibatkan kehumasan pemerintah seperti jalan di tempat. Kehumasan pemerintah dinilai sulit berkembang di era komunikasi yang serba cepat seperti saat ini.

"Saat ini kehumasan pemerintah tidak keep up dengan dinamika konten," tegasnya.

Selain itu, pola pikir kehumasan pemerintah sejak dulu juga tidak berubah. Padahal, lanjut Rudi, kehumasan pemerintah perlu beradaptasi dengan dinamika yang ada.

"Pola pikirnya (kehumasan), mohon maaf, kalau dulu kan humas bikin rilis, panggil wartawan doang dan itu masih terjadi sampai saat ini. Padahal kan dari sisi konten dinamikanya luar biasa dan ada dinamika teknologinya," tutur dia.

Untuk merubah itu, Rudi bakal menggalakkan lagi pranata humas maupun juru penerang. Namun, hal tersebut tidak mudah dilakukan.

Menurutnya, perlu waktu yang cukup lama merubah itu semua. "Mungkin dalam beberapa tahun ke depan baru bisa," tutupnya.


(MBM)