36 WNI Dikabarkan Ditangkap di Malaysia karena Radikalisme, KBRI Beri Bantahan

Fajar Nugraha    •    19 November 2015 10:33 WIB
wni
36 WNI Dikabarkan Ditangkap di Malaysia karena Radikalisme, KBRI Beri Bantahan
Ilustrasi: AFP

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Muncul kabar bahwa ada sekitar 36 warga negara Indonesia (WNI) ditangkap di Malaysia karena dicurigai akan bergabung dengan kelompok radikal. Kabar itu dibantah oleh Kementerian Luar Negeri.

"Terkait pemberitaan media massa mengenai 36 WNI yang diamankan di Malaysia karena dicurigai akan bergabung dengan kelompok radikal, KBRI Kuala Lumpur telah mengambil langkah-langkah untuk mencari kebenaran atas berita tersebut. KBRI Kuala Lumpur tidak pernah mendapatkan informasi dari otoritas Malaysia adanya penahanan terhadap 36 WNI karena diduga terkait gerakan radikal," pernyataan KBRI Malaysia, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Kamis (19/11/2015).

"Hasil pengecekan kepada Airport Kuala Lumpur juga disampaikan bahwa tidak ada penahanan terhadap 36 WNI," lanjutnya.

KBRI Kual Lumpur pada 18 November 2015, menghubungi Kantor Imigrasi Bandara Ahmad Yani, Semarang, guna melakukan pengecekan kebenaran informasi bahwa ada deportasi 36 WNI dari Malaysia. Dari Kantor Imigrasi Bandara Ahmad Yani yang merupakan bandara keberangkatan 36 WNI dimaksud, didapatkan informasi bahwa memang pada 16 November 2015 terdapat keberangkatan 36 WNI tujuan Tehran, Iran, melalui Kuala Lumpur.

"Ke 36 WNI memiliki dokumen perjalanan yang sah, visa Iran yang masih berlaku dan tiket penerbangan pulang-pergi. Disampaikan pula bahwa hingga  18 November tidak ada deportasi 36 WNI dari Malaysia. Sesuai prosedur normal, apabila seseorang dideportasi oleh suatu negara, maka yang bersangkutan akan diterbangkan kembali ke bandara keberangkatan," tegas pernyataan itu.

Kantor Imigrasi Bandara Ahmad Yani juga menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan maskapai Air Asia yang membawa ke 36 WNI ke Kuala Lumpur, dipastikan bahwa ke 36 WNI tersebut telah melanjutkan penerbangan ke Tehran pada 17 November 2015 dengan menggunakan maskapai Mahan Air. Sesuai tiket pesawat yang dimiliki, mereka akan kembali ke Indonesia pada 6 Desember 2015.

KBRI Kuala Lumpur terus mengumpulkan informasi dari pihak-pihak terkait guna mendapatkan kejelasan apa yang sebenarnya terjadi dengan 36 WNI sebagai bagian dari upaya perlindungan kepada WNI yang melakukan perjalanan ke luar negeri.
 


(FJR)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

1 day Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /