BEI: 18 Emiten Belum Lepas 7,5% Saham ke Publik

Ade Hapsari Lestarini    •    19 November 2015 12:04 WIB
bei
BEI: 18 Emiten Belum Lepas 7,5% Saham ke Publik
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan masih ada 18 emiten yang belum memenuhi ketentuan pelepasan saham ke publik (free float) sebesar 7,5 persen saham dari total yang diterbitkan.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat menegaskan jika pihak bursa akan terus mendorong 18 emiten ini untuk segera melakukan free float.

"Ada 18 perusahaan lagi yang belum melakukan aturan free float," ujar Samsul, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Samsul menekankan, bursa sebagai otoritas pasar modal masih memegang teguh peraturan batas minimum realisasi free float yang dijalankan emiten hingga 31 Januari 2016.

Pada dasarnya, aturan tersebut bukan merupakan hal yang sulit dijalankan oleh emiten yang sudah listing di bursa. Oleh karena itu, pelaksanaan free float menggunakan alternatif lain yang bisa dijalankan, seperti right issue, stock split, dan pemecahan nilai saham.

"Harusnya tidak susah. Tinggal jual. Sebagian bisa dipecah, jadi tidak terlalu sulit," tuturnya.

Sekadar informasi, free float adalah saham perusahaan publik yang likuid karena dipegang oleh investor portofolio yang cenderung bersedia untuk memperdagangkan.

Saham ini tidak termasuk saham yang dimiliki oleh pemegang saham strategis seperti direksi, pihak afiliasi, perusahaan induk dan orang lain yang memiliki hubungan istimewa.


(AHL)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /