Tambah Pasokan FAME, Pertamina Gandeng 11 Perusahaan

Gervin Nathaniel Purba    •    20 November 2015 10:25 WIB
pertaminabiofuel
Tambah Pasokan FAME, Pertamina Gandeng 11 Perusahaan
Pertamina gandeng 11 perusahaan untuk pengadaan FAME. (FOTO: MTVN/Gervin Purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) menandatangani kontrak kerja sama pengadaan fatty acid methyl ester (FAME) dengan 11 badan usaha produsen bahan bakar nabati di Indonesia dengan total volume 1,84 juta kiloliter (KL). FAME tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan periode November 2015 hingga April 2016.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, penandatanganan kontrak FAME ini merupakan bukti konkret kepatuhan Pertamina kepada kebijakan pemerintah terkait mandatory Bahan Bakar Nabati (BBN). Pemerintah telah menetapkan mandatory kadar BBN sebesar 15 persen pada tahun ini dan 20 persen pada tahun depan.

"Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada 11 badan usaha produsen FAME nasional yang telah mencapai kesepakatan dengan Pertamina untuk memasok kebutuhan FAME untuk produk biosolar Pertamina. FAME penting untuk dukung program mandatory BBN dari pemerintah," ujar Ahmad, dalam sambutannya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2015).

Dia menambahkan, Pertamina telah menyalurkan biosolar dengan kadar campuran FAME (B-7,5) sejak 2009 dengan volume meningkat secara bertahap. Pada 2014, total penyaluran FAME mencapai 1,5 juta KL atau setara dengan 13,6 juta KL biosolar mencakup kebutuhan PSO, NPSO, dan pembangkit listrik.

Saat ini, Pertamina telah menyalurkan biosolar dengan presentasi FAME sebesar 15 persen. Total penyerapan hingga 31 Oktober 2015 mencapai sekitar 300 ribu KL dan ditargetkan dapat mencapai 966.785 KL pada akhir 2015 atau setara 5,98 juta KL biosolar.

Pertamina memproyeksikan kebutuhan volume FAME yang akan diserap Pertamina sebesar 5,14 juta KL atau setara 26 juta KL biosolar. "Volume tersebut terdiri dari 2,7 juta KL untuk PSO, 1,26 juta KL untuk pembangkit listrik, dan 1,12 juta KL untuk Non PSO," ungkapnya.

Ahmad juga menambahkan, Pertamina siap dalam penyediaan sarana dan fasilitas untuk pelaksanaan mandatory BBN. Saat ini, 63 terminal BBM utama di 31 kota telah siap menampung dan menjadi titik pendistribusian ke seluruh pelosok negeri.

Sekadar diketahui, berikut adalah 11 perusahaan yang bekerja sama dengan Pertamina, di antaranya:
1. PT Musim Mas Batam.
2. PT Musim Mas Medan.
3. PT Wilmar Bioenergi Indonesia.
4. PT Pelita Agung Agri Industri.
5. PT Darmex Biodiesel.
6. PT Cemerlang Energi Perkasa.
7. PT Ciliandra Perkasa.
8. PT Energi Bahari Lestari.
9. PT Anugerah Inti Gemanusa.
10. PT Primanusa Palma Energi.
11. PT Bioenergi Pratama Jaya.


(AHL)

Usai Laga Kontra APOEL, Ronaldo Marah dengan Media
APOEL vs Real Madrid

Usai Laga Kontra APOEL, Ronaldo Marah dengan Media

36 minutes Ago

Cristiano Ronaldo tidak berminat untuk berbicara dengan media setelah kemenangan Real Madrid vs…

BERITA LAINNYA
Video /