Transgender Tanyakan Kasus Kekerasan di Polresta Yogya

Ahmad Mustaqim    •    20 November 2015 16:01 WIB
unjuk rasa
Transgender Tanyakan Kasus Kekerasan di Polresta Yogya
Demonstrasi transgender di halaman Mapolresta Yogyakarta, Jumat (20/11). (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sejumlah kaum transgender mendatangi Markas Kepolisian Resort Kota Yogyakarta, Jumat 20 November. Transgender yang tergabung dalam Ikatan Waria Yogyakarta (Iwayo) itu datang bersama organisasi People Like Us Satu Hati (Plush) dan LBH Yogyakarta. 

Seorang pegiat di organisasi Plush, Mario Pratama menjelaskan kedatangannya untuk meminta penjelasan penyelesaian kasus penyerangan dalam aksi Transgender Day of Remembrance (TDOR) di Tugu Yogya, 20 November 2014, silam.

Iwayo, kata dia, telah melaporkan kasus itu ke Polda Yogyakarta dan kemudian dilimpahkan ke Polresta Yogyakarta.

"Namun sampai sekarang pelaku tidak kunjung diusut hingga satu tahun usia kasusnya," kata Mario di halaman Polresta Yogyakarta.

Dalam kasus penyerangan tersebut, lanjut Mario, setidaknya tujuh orang mengalami luka di bagian kepala dan patah tulang tangan. Dalam catatan TDOR, 89,3 persen golongan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Indonesia mengalami berbagai kekerasan, baik itu fisik maupun psikis.

"Di Yogya masih sangat terasa adanya tindak kekerasan. Sekarang, empat rekan kami sedang mempertanyakan kelanjutan kasus itu," ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Heru Muslimin mengatakan pihaknya masih bekerja menangani kasus itu. Namun, ia mengaku cukup kesulitan lantaran rekaman kamera pengintai saat kejadian telah dihapus sebulan setelahnya.

"Alhasil, tidak bisa menunjukkan orangnya. Tapi tetap kita tindak lanjut. Mohon partisipasi warga untuk beri info ke kami," kata dia.


(SAN)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

4 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /