Tahun Depan, Pembangunan Infrastuktur Diperkirakan Tingkatkan ULN

Eko Nordiansyah    •    20 November 2015 19:05 WIB
utang luar negeri
Tahun Depan, Pembangunan Infrastuktur Diperkirakan Tingkatkan ULN
Bank Indonesia (MI/USMAN ISKANDAR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) memperkirakan keinginan pemerintah dalam menggenjot proyek infrastruktur hingga tahun depan akan meningkatkan porsi Utang Luar Negeri (ULN). Sejauh ini, ULN Indonesia tercatat sebesar USD302,4 miliar sampai dengan kuartal III-2015.

"Tentunya (akan mengalami peningkatan)," kata Direktur Eksekutif‎ Kepala Departemen Statistik BI Hendy Sulistiowati di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2015).

Dirinya menegaskan, pertumbuhan ULN tidak selamanya berarti buruk bagi sebuah negara. Terlebih lagi apabila ULN dialokasikan untuk membiayai sektor produktif. "Jangan dianggap kalau utang naik itu jelek. Kalau dipakai buat kegiatan yang produktif, dipakai untuk kegiatan ekspor, tentunya baik," jelas dia.

Namun demikian, dirinya mengingatkan, jika ULN tetap berada pada batas aman indikator perkembangan ULN, yakni ULN jangka pendek dibandingkan total ULN, ULN dibandingkan dengan PDB, ULN dibandingkan penerimaan transaksi berjalan, dan cadangan devisa dibandingkan ULN jangka pendek.

"Sepanjang indikator utang itu dalam kisaran yang aman, kenaikan utang ini bisa dijustifikasi karena memang ada kebutuhan untuk melakukan proses produksi untuk investasi," tutupnya.


(ABD)