Cegah Deflasi, ECB akan Segera Angkat Inflasi

   •    21 November 2015 11:24 WIB
ekonomi eropa
Cegah Deflasi, ECB akan Segera Angkat Inflasi
Gubernur Bank Sentral Eropa, Mario Draghi. (FOTO: AFP PHOTO/JUSTIN TALLIS)

Metrotvnews.com, Frankfurt: Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengatakan pihaknya akan melakukan apa yang harus dilakukan untuk mengangkat inflasi secepat mungkin. Ini menjadi sebuah sinyal baru bahwa bank sentral akan meningkatkan pertahanan anti deflasinya.

Dalam pidato di Kongres Perbankan Eropa Frankfurt, Draghi memperingatkan bahwa inflasi bersikeras di bawah target mendekati dua persen meskipun bank telah menyebarkan skema stimulus 1,1 triliun euro (USD1,2 triliun) untuk membantu mengangkat harga konsumen.

AFP melansir, sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu, 21 November, program pelonggaran kuantitatif (QE) untuk membeli obligasi negara pada tingkat 60 miliar euro per bulan berjalan sampai setidaknya September 2016, namun inflasi datang di tingkat nol pada Oktober.

"Jika kami memutuskan bahwa lintasan saat ini dari kebijakan kami tidak cukup untuk mencapai tujuan itu, kita akan melakukan apa yang kita harus lakukan untuk menaikkan inflasi secepat mungkin. Itulah mandat stabilitas harga yang kami butuhkan dari kami," jelas Draghi.

Risalah pertemuan terakhir para bankir ECB pada 22 Oktober menunjukkan bahwa beberapa anggota mulai mempertimbangkan tentang apakah bank perlukan untuk menggunakan langkah-langkah selain QE untuk menaikkan inflasi.

Di antara pilihan yang mungkin bisa dipertimbangkan adalah penurunan lebih lanjut suku bunga ECB, yang sudah pada rekor rendah 0,05 persen, risalah yang dipublikasikan pada Kamis menunjukkan.

Para gubernur bank sentral dari 19 negara anggota zona euro bersemangat melawan penurunan harga, karena mereka dapat menjadi racun bagi perekonomian, menciptakan lingkaran setan penurunan permintaan dan lapangan pekerjaan lebih sedikit.

Sementara penurunan harga mungkin tampak baik bagi konsumen, deflasi dapat bercokol jika konsumen menunda pembelian dengan harapan harga yang lebih rendah di kemudian, yang pada gilirannya mendorong perusahaan untuk menunda investasi. Dewan gubernur ECB akan bertemu berikutnya pada awal Desember.


(AHL)