Kain Tenun Lombok Favorit Wisatawan Asing

Nia Deviyana    •    21 November 2015 23:45 WIB
wisata
Kain Tenun Lombok Favorit Wisatawan Asing
Kain tenun dari Desa Sukarere, Lombok Tengah (Foto:Metrotvnews.com/Nia Deviyana)

Metrotvnews.com, Mataram: Kain tenun khas Lombok, Nusa Tenggara Barat, tak hanya disukai wisatawan lokal. Wisatawan asing pun menggemarinya.

Zohir, pemandu wisata di pusat kerajinan tenun Desa Sukarare, Lombok Tengah, menjelaskan, turis Australia, Italia, dan Prancis merupakan yang paling sering melakukan order kain tenun.

"Biasanya mereka pesan saat high session seperti bulan Agustus sampai November," jelas Zohir kepada Metrotvnews.com, di Desa Sukarere, Lombok Tengah, Sabtu (21/11/2015).

Zohir memberikan rincian harga kain tenun yang dijual di Desa Sukarare.

"Tergantung jenis, bahan dan motifnya. Kalau dari katun yang benangnya dipintal tangan, harganya mulai Rp5 juta hingga Rp10 juta per kain. Kalau yang pakai benang jadi dan motifnya biasa saja, itu murah. Mulai dari Rp50 ribu," paparnya.


Warga Desa Sukarere bersedia mengajari wisatawan menenun (Foto:Metrotvnews.com/Nia Deviyana)

Sementara, untuk kain tenun sutera dibanderol dengan harga relatif mahal, yakni Rp750 ribu per meter.

Di pusat kerajinan tenun Desa Sukarare, wisatawan tak hanya membeli aneka suvenir berbasis tenun. Mereka juga bisa belajar menenun dengan warga setempat.


(ROS)