Dituntut Mundur, ICW: Setnov Harusnya Sadar Diri

Achmad Zulfikar Fazli    •    22 November 2015 17:24 WIB
pencatut nama presiden
Dituntut Mundur, ICW: Setnov Harusnya Sadar Diri
Ketua DPR Setya Novanto diduga si pencatut nama Presiden dan Wakil Presiden terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia,--Foto: MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Setya Novanto (Setnov) dituntut agar segera mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR. Pasalnya, politikus Golkar ini dinilai telah berulang kali melakukan tindakan yang melanggar etika anggota parlemen.

"Dia (Setya Novanto) mestinya sadar sendiri terhadap jabatannya sebagai pimpinan DPR dan itu sudah dia langgar berkali-kali," kata peneliti ICW Almas Sjafrina di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (22/11/2015).

Menurut Almas, integritas anggota Dewan terancam akan diragukan publik, jika Setnov bersikukuh tetap bertahan sebagai Ketua DPR.

"Dia harusnya bisa menempatkan diri dengan baik, dia menjadi pimpinan DPR bukan makelar. Harusnya dia melakukan fungsi pengawasan sebagai ketua DPR," tegas dia.

Ketua DPR Setya Novanto disebut meminta saham dan memberi janji kepada petinggi PT Freeport Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyerahkan bukti transkripsi pembicaraan disusul rekaman pembicaraan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Meski belum bisa dipastikan kebenarannya, desakan mundur, petisi dan mosi tak percaya terus ditujukan kepada Setnov.


(MBM)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /