Buat Ngopi-Ngopi, Gatot Akui Berikan Rp200 Juta ke Rio Capella

Renatha Swasty    •    23 November 2015 13:45 WIB
gratifikasi bansos sumut
Buat Ngopi-Ngopi, Gatot Akui Berikan Rp200 Juta ke Rio Capella
Gatot Pujo seusai bersaksi pada sidang Patrice Rio Capella di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin 23 November 2015. Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho mengakui memberikan Rp200 juta ke Patrice Rio Capella. Menurut Gatot, uang itu untuk Rio ngopi-ngopi.

Rio berhasil mendamaikan Gatot dan wakilnya, Tengku Erry Nuradi. Atas jasa itu, Fransiska Insani Rahesti alias Siska meminta uang ke Evy Susanti, istri Gatot, untuk Rio. Siska merupakan orang dekat Rio.

"Yang tersampaikan untuk ngopi-ngopi," kata Gatot saat bersaksi untuk terdakwa Rio di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2015).

Hakim Artha mempertanyakan, kok anggaran untuk Rio ngopi-ngopi begitu besar. Gatot menjelaskan bahwa 'uang ngopi-ngopi' hanya bahasa simbol.

"Bagian dari jasa untuk komunikasi islah," ujar Gatot.

Menurut Rio, Siska tidak menyampaikan jumlah uang yang diminta. Evy menyampaikan Rp150 juta ke Rio melalui Siska. Tapi, ketika uang sudah disampaikan, Siska mengatakan kurang.

Akhirnya, uang untuk Rio ditambah Rp50 juta, sehingga totalnya Rp200 juta. Gatot mendapat informasi dari Yanuar, pengacaranya, uang itu sudah sampai ke tangan Rio.

"Yanuar tanya apa benar Pak Gatot berikan uang Rp200 juta buat Rio, saya bilang benar. Lalu ditanya lagi apa uang yakin diterima, saya tidak tahu. Karena Pak Yanuar teman satu kampus (teman Rio), lalu ditanya ke Pak Rio, katanya sudah terima," beber Gatot.

Rio didakwa menerima Rp200 juta dari Gatot dan Evy Susanti. Ia diacam pidana dalam Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU RI nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


(TRK)


Video /