Tersangka Dugaan Korupsi Mobile Crane Diberondong 18 Pertanyaan

Lukman Diah Sari    •    23 November 2015 21:06 WIB
pelindo
Tersangka Dugaan Korupsi Mobile Crane Diberondong 18 Pertanyaan
Frederich Yunadi--ANTARA/Reno Esnir/bb

Metrotvnews.com, Jakarta: Kelar digarap penyidik Bareskrim Polri, tersangka dugaan korupsi pengadaan mobile crane Pelindo II, FN memilih bungkam. Kuasa hukum FN, Fredrich Yunadi mengungkap kliennya diberondong 18 pertanyaan oleh penyidik.

"Kalau enggak salah ada 18 pertanyaan," jawab Fredrich, di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/11/2015).

Dia menuturkan, FN diperiksa masih terkait jabatannya di PT Pelindo II sebagai Direktur Teknik. "Bagaimana struktur organisasi, bagaimana soal pengadaan Crane. Gitu aja, tidak ada apa-apa," imbuh dia.

Fredrich mengungkap, FN baru kali pertama ini diperiksa dan langsung diperiksa sebagai tersangka. Dia pun membenarkan, FN telah berstatus tersangka meski sebelumnya kabar status tersangka FN sempat dibantah.

"Waktu itu kami bilang tidak ada tersangka kan selama kami belum lihat suratnya, kan kami tidak tahu. Kalau saya sudah terima surat dan dipanggil sebagai tersangka baru saya percaya. Saya lihat (suratnya) ternyata sudah tersangka sejak 27 Agustus lalu. Begitu kira-kira," beber dia.

Kuasa hukum FN itu bersikukuh, ada yang salah terkait penambahan status dan pemanggilan kliennya itu. Dia beranggapan, tak ada alat bukti terkait keterlibatan FN. Sementara penyidik sudah menyatakan FN sebagai tersangka, berdasarkan dua alat bukti.

"Menurut saya ya sangat salah, ya. Karena terus terang tidak ada bukti yang sah. Masalahnya kan harus ada dua alat bukti yang sah," ujar dia.

Fredrich mengatakan, saat FN ditetapkan tersangka pada 27 Agustus lalu. Itu dilakukan sebelum penggeledahan dilakukan, "Periksa apapun belum pernah, kok tahu-tahu jadi tersangka. Kan gitu saja. SPDP mengatakan tanggal 27 Agustus," tukas dia.


(AZF)


Video /