JK Isyaratkan Siap Dipanggil MKD

Anshar Dwi Wibowo    •    26 November 2015 09:19 WIB
pencatut nama presiden
JK Isyaratkan Siap Dipanggil MKD
Wakil Presiden Jusuf Kalla--Antara/Widodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tak mempermasalahkan jika Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memanggilnya. JK memberi isyarat akan bersikap kooperatif apabila hal tersebut diperlukan, guna membongkar kasus pencatutan nama yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto.

"Itu tergantung DPR lah," ujar JK singkat usai membuka acara Musyawarah Besar Masyarakat Maluku di Ambon, Maluku, Rabu (25/11/2015).

Sekedar informasi, MKD akhirnya menyatakan menerima kedudukan hukum Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said sebagai pelapor, setelah mendengarkan pandangan ahli bahasa hukum Yayah Bachria.

Setelah itu, MKD menindaklanjuti ke tahap persidangan yang dapat berlangsung secara terbuka atau tertutup. Adapun sidang MKD pada Senin mendatang dilakukan juga untuk menentukan jadwal sidang pihak-pihak yang akan diundang. Apabila ada urgensinya, MKD kemungkinan mengundang pihak-pihak yang disebut termasuk Presiden dan Wakil Presiden.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, JK mengaku tidak tahu mengenai pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Rizal menyebut ada seorang menteri menulis surat ke Jim Moffett dan Presiden Direktur Freeport Indonesia, bahwa kontrak akan diperpanjang karena peraturan akan diubah.

Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan yang tepat berada di belakang JK membisiki untuk tidak menjawab pertanyaan tersebut. "Enggak usah dijawab pak," bisik Luhut.


(YDH)


Video /