Ardina Rasti Ingin Pemerintah Buat Pasal Lindungi Wanita dari Penganiayaan Pacar

Dwi Ayu Rochani    •    26 November 2015 10:40 WIB
ardina rasti
Ardina Rasti Ingin Pemerintah Buat Pasal Lindungi Wanita dari Penganiayaan Pacar
Ardina Rasti (Foto:Metrotvnews.com/Dwi Ayu R)

Metrotvnews.com, Jakarta: Punya pengalaman menjadi korban kekerasan yang dilakukan mantan pacar Eza Gionino, membuat Ardina Rasti trauma.

Apalagi menurut Rasti, kasus kekerasan itu lamban ditindaklanjuti pihak berwajib.

Berkaca dari kasus tersebut, artis 29 tahun ini sadar bahwa pemerintah masih lamban dalam memberikan keadilan dan perlindungan kepada wanita dari ancaman kekerasan yang dilakukan pasangan yang belum menikah atau orang tak dikenal.

Oleh karena itu, Rasti yang juga Duta Anti Kekerasan meminta agar pemerintah membuat pasal hukum untuk wanita belum menikah yang menjadi korban kekerasan pasangan.

"Aku berharap negara kita punya pasal hukum kekerasan untuk wanita yang belum berumah tangga. Kekerasan juga banyak dialami wanita yang  belum berumah tangga. Itu malah enggak ada pasal hukumnya," kata Ardina, di kantor Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2015).

Rasti perlu waktu lama untuk memulihkan kehidupan normal pascamenjadi korban kekerasan pacar. Hingga saat ini, Rasti masih enggan percaya dengan orang yang dekat dengannya.

"Lebih selektif diri saja, kita membatasi pertemanan. Lebih menghargai teman yang tulus dengan kita," tuturnya.

Aktris film Terowongan Casablanca ini berpesan kepada semua wanita yang pernah mengalami kekerasan agar jangan takut untuk melapor kepada kepolisian.

"Untuk semua perempuan di luar sana jika merasa ada kekerasan atau hinaan, maupun fisik, atau seksual, ingat lho kita enggak sendiri. Kita punya hak buat melapor," ucapnya menegaskan.
(ROS)


Video /