Kasus Stadion Gedebage Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Lukman Diah Sari    •    26 November 2015 15:16 WIB
kasus korupsi
Kasus Stadion Gedebage Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigjen Ahmad Wiyagus---Ant/Puspa

Metrotvnews.com, Jakarta: Dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung, Jawa Barat, masih diusut Bareskrim Polri. Dalam kasus ini sudah ada tujuh tersangka yang ditetapkan.

Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigjen Ahmad Wiyagus mengatakan, penyidikan masih berjalan. Dia mengaku, sudah punya target kapan kasus selesai.

"Kami targetkan tahap satu rampung akhir tahun ini," kata Wiyagus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2015).

Dalam kurun sebulan ke depan, Wiyagus mengatakan, kasus bakal masuk ke penuntutan. Sehingga, proses peradilan bisa digelar awal 2016.

Pemberkasan tahap satu itu, Wiyagus mengatakan, berlaku untuk tujuh tersangka. Salah satunya, Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, Yayat Ahmad Sudrajat. Yayat jadi tersangka bersama mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, beberapa pegawai Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, dan kontraktor pembangunan.

Tak sampai di situ, kini penyidik masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) agar jumlah kerugian negara bisa diketahui dan segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

Proyek Stadion Gelora Bandung Lautan Api ini mulai bergulir zaman Wali Kota Dada Rosada dengan anggaran 2009-2014 sejumlah Rp545 miliar. Peresmian stadion dilakukan Dada Rosada.

Stadion ini bertaraf internasional yang berada di Desa Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Stadion berada di antara ruas Jalan Tol Cileunyi-Padalarang KM 151 dan Jalan By Pass Soekarno-Hatta, Bandung.

Akibat pembangunan yang dikorup, stadion berdiri tanpa spesifikasi yang layak. Tanah stadion ambles sedalam 75 sentimeter. Selain itu, banyak fisik bangunan yang tidak sesuai pengerjaan.

Pembiayaan stadion ini dilakukan Pemprov Jabar di bawah Gubernur Ahmad Heryawan dan juga Wali Kota Bandung saat itu, Dada Rosada, yang kini dipenjara di Sukamiskin.


(TII)


Video /