'Campur Racun' Rizieq, DPRD Jabar: Wajar Warga Sunda Kecewa

Jaenal Mutakin    •    27 November 2015 14:51 WIB
fpi
'Campur Racun' Rizieq, DPRD Jabar: Wajar Warga Sunda Kecewa
Rizieq Syihab Ketua Umum FPI. (MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Bandung: Ucapan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab memelesetkan salam “sampurasun” menjadi “campur racun” mendapat kecaman berbagai pihak. Kini, giliran Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari yang berkomentar.

Dia menilai ucapan Rizieq tidak menghargai budaya. Sebab, sampurasun mempunyai nilai budaya yang tinggi. "Itu merupakan suatu doa, jadi saya rasa wajar kalau semua budayawan Sunda merasa kecewa, bahkan warga Sunda pun wajar kalau merasa kecewa," kata Ineu di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (27/11/2015). 

"Rizieq seharusnya jangan sampai memelesetkan kata seperti itu, tiap daerah pun pasti memiliki ucapan yang bermakna dari kebudayaan masing masing,” kata Ineu.

Pelesetan "campur racun" diucapkan Rizieq saat berceramah di Purwakarta pada 13 November lalu. Lantas, rekaman ceramah diunggah ke Youtube. Angkatan Muda Siliwangi (AMS) beserta tokoh Sunda melancarkan kecaman dan melarang Rizieq berkegiatan di Jabar.

Bahkan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut buka suara. Pemilik sapaan Emil itu minta agar Rizieq meminta maaf secara terbuka. Namun begitu, sampai sekarang belum ada permintaan maaf dari Rizieq. Bahkan, permohonan maaf yang dikirim FPI Jabar ke AMS dianggap lepas konteks.

Ketua DPRD Jabar pun mendesak Rizieq meminta maaf pada masyarakat Sunda. "Jika melakukan kesalahan ya, tidak ada salahnya meminta maaf," kata Ineu.


(SAN)

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo
Jelang Napoli vs Shakhtar Donetsk

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo

1 hour Ago

Napoli dijadwalkan bentrok kontra Donetsk untuk memainkan matchday kelima Liga Champions 2017--…

BERITA LAINNYA
Video /