Kapolri Anggap Rekaman Pembicaraan Novanto Hal Biasa

M Rodhi Aulia    •    27 November 2015 16:55 WIB
pencatut nama presiden
Kapolri Anggap Rekaman Pembicaraan Novanto Hal Biasa
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Foto: MTVN/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Rekaman pembicaraan Ketua DPR Setya Novanto dengan perwakilan PT Freeport Indonesia dinilai hal biasa. Rekaman sangat diperlukan bagi siapa saja yang mengadakan pembicaraan penting.
 
"Semua orang bisa merekam. Saya 2-5 tahun yang akan datang pasti lupa apa yang saya bicarakan. Saya pasti merekam hal yang menurut saya penting. Boleh dong," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti  di sela-sela Seminar RUU KUHP yang bertajuk 'Mewujudkan Hukum Pidana Nasional yang Aspiratif dan Keindonesiaan' di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (27/11/2015).
 
Badrodin menjelaskan, rekaman tersebut bisa digunakan sebagai arsip untuk keperluan di masa mendatang. Bagi Badrodin, rekaman berbeda dengan penyadapan.
 
"Saya akan tanya para ahli, apakah rekaman itu sama dengan penyadapan. Menurut saya, tidak sama. Kalau pendapat ahli tidak tahu," ujarnya.
 
Badrodin tidak menegaskan, jika para ahli menganggap penyadapan dan rekaman adalah hal yang sama, dapat dijerat sesuai Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


(FZN)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /