Broker Tak Perlu Tembus Efek Melalui Bank Kustodian

Dian Ihsan Siregar    •    30 November 2015 18:07 WIB
bursa efek
Broker Tak Perlu Tembus Efek Melalui Bank Kustodian
lustrasi -- ANTARA FOTO,Puspa Perwitasari.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) memiliki skema transaksi perdagangan efek yang terbaru dengan nama Institutional Delivery (ID). Di mana skema ini bakal lebih menguntungkan bagi Anggota Bursa (AB).

Sekretaris Perusahaan KPEI Suryadi menjelaskan, mengapa sistem Institutional‎ Delivery lebih menguntungkan AB, karena memiliki hubungan langsung atau kedekatan dengan Bank Kustodian (BK) sebagai tempat penyimpanan efek.

"Dengan begitu, proses penebusan efek yang dilakukan AB kepada BK dihilangkan. Pada skema sebelumnya AB yang ingin ambil efek di BK harus sediakan dana tunai, sehingga harus minjam dana di bank untuk menebus efek," ungkap Suryadi, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (30/11/2015).

‎Biasanya, diakui Suryadi, AB sangat terbebani dengan biaya bunga dari dana pinjaman bank tersebut. Hal itu disebabkan, meski transaksi terselesaikan sebelum satu hari, pinjaman tetap kena bunga satu hari.

"Proses itu lah yang banyak dikeluhkan oleh AB," jelasnya.

Dengan skema itu, dia menekankan, Anggota AB yang ingin transaksi penjualan tinggal mengkonfirmasikan langsung ke KPEI.

Selanjutnya, ada proses konfirmasi dan konfirmasi antara KPEI dan BK yang kemudian dijalankan penjualan efek ke AB yang nantinya ingin membeli.

"‎Jadi skemanya seperti itu yang bisa dijalankan, sehingga ada penjualan efek yang bisa AB beli," tutup dia.

 


(SAW)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

6 hours Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /