Kecelakaan Lalu Lintas

Ban Lamborghini Terkunci, Pakar Safety Driving: Mungkin Saja!

Ekawan Raharja    •    01 Desember 2015 11:04 WIB
lamborghini
Ban Lamborghini Terkunci, Pakar <i>Safety Driving</i>: Mungkin Saja!
Polisi memeriksa barang bukti mobil Lamborghini yang rusak akibat kecelakaan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/11). ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Metrotvnews.com, Surabaya: Supercar yang dikendarai Wiyang Lautner pada Minggu pagi, 29 November, mencelakai tiga orang, termasuk seorang korban nyawa. Dia berasalan bahwa ban mobilnya terkunci saat dikendarai.

Rifat Sungkar, Offroader Nasional sekaligus Direktur Rifat Drive Labs yang merupakan sekolah safety driving di Indonesia, menjelaskan bahwa kondisi tersebut mungkin saja terjadi. Hal ini menjadi perhatian apabila mobil kurang mendapatkan perawatan sehingga terjadilah insiden nahas tersebut.

"Kita harus lihat dulu bagaimana kondisi mobilnya, tahun berapa mobilnya, terus bagaimana data-data di mobil tersebut. Kalau berbicara kemungkinan bisa saja," terang Rifat melalui mesin penjawab.

Jusri Pulubuhu, Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC), juga memberikan komentar serupa. Ia menilai bahwa segala macam kemungkinan bisa saja terjadi.

"Kalau Berbicara kemungkinan ya apa saja bisa terjadi. Mobil yang di desain khusus saja bisa kejadian," terang pakar Safety Driving tersebut di kesempatan terpisah.

Tetapi Rifat menambahkan bahwa bisa saja sebenarnya mobil tidak mengalami masalah, hanya saja pengemudinya yang tidak paham dengan sistem pengereman yang dimiliki.

Seperti diketahui, Wiyang mengendarai mobil Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera tahun 2012. Supercar ini sudah dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan, salah satunya adalah anti-lock braking system (ABS).

"Mungkin saja yang pengemudinya kaget karena tidak mengetahui sistem pengereman ABS. Jadi jika rem di injak penuh, maka akan keluar bunyi kasar. Mungkin dia kaget, akhirnya tidak bisa mengerem dengan baik dan mengakibatkan ada korban. Untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan, saya turut berduka dan berbelasungkawa," lanjut Rifat.

Jusri mengutarakan pendapatnya jika mobil dalam kondisi baik, maka tidak mungkin ban mobil terkunci saat di rem. "Saya tidak tahu apakah sistem ABS di mobil bisa di non-aktifkan atau tidak. Tetapi jika ABS hidup, non-sense ban mobil terkunci," tutup Jusri.


(UDA)

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan
Inter Milan 2017--2018

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan

4 hours Ago

Inter Milan secara resmi mengonfirmasi perekrutan Joao Cancelo dengan status pinjaman dari Vale…

BERITA LAINNYA
Video /