AirAsia QZ8501 Jatuh Bukan karena Cuaca

Al Abrar    •    01 Desember 2015 15:58 WIB
airasia
AirAsia QZ8501 Jatuh Bukan karena Cuaca
Kepala Sub Kecelakaan Udara KNKT Kapten Nurcahyo dalam jumpa pers di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2015) sore.MTVN/Alabrar

Metrotvnews.com, Jakarta: Pesawat Airasia QZ8501 tujuan Surabaya-Singapura jatuh bukan karena faktor cuaca. Kecelakaan menewaskan 162 orang, termasuk awak pesawat.

QZ8501 menukik ke dasar laut pada 28 Desember 2014. Setelah hampir satu tahun diteliti, Kepala Sub Kecelakaan Udara KNKT Kapten Nurcahyo mengatakan, KNKT tak menemukan tanda atau pengaruh cuaca sebagai penyebab kecelakaan.


Puing pesawat Airasia QZ8501.AFP

Menurut Nurcahyo, burung besi berbadan merah itu jatuh karena adanya retakan solder pada electronic Module di Rudder Travel Limited Unit (RTLU). Masalah itu melahirkan hubungan berselang yang berkelanjutan.

"Kecelakaan diawali retakan solder pada RTLU di vertical stabilizer," kata Nurcahyo dalam jumpa pers di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2015) sore.


Petugas memindahkan badan pesawat Air Asia QZ 8501 dari kapal Crest Onyx di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (2/3).MI/Arya Manggala

Catatan investigasi perawatan pesawat pada 2014, QZ8501 mengalami 23 kali gangguan sistem RTLU. Jumlah gangguan makin sering pada tiga bulan terakhir sebelum kecelakaan.

Menurut Nurcahyo, gangguan pada QZ8501 tak pernah tuntas karena burung besi itu belum menggunakan post flight report (PFR) secara optimal. Walhasil, gangguan pada RTL tidak pernah bisa tuntas diselesaikan.


Keluarga korban Airasia QZ8501 menaburkan bunga di laut.AFP

AirAsia QZ 8501 jatuh di sekitaran Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah dengan ketinggian 32.000 kaki di atas permukaan air laut. Pesawat mengangkut 162 orang, terdiri dari dua pilot, empat awak kabin, dan 156 penumpang, termasuk seorang engineer.


(ICH)

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi
Klausul Pembelian Messi

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi

57 minutes Ago

Messi memiliki klausul 300 juta Euro atau jika dirupiahkan menjadi Rp4,7 triliun.…

BERITA LAINNYA
Video /