Usut Kasus Novanto, Langkah Kejagung Dinilai Positif

Arga sumantri    •    02 Desember 2015 08:08 WIB
pencatut nama presiden
Usut Kasus Novanto, Langkah Kejagung Dinilai Positif
Ronald Rofiandi----Ant/Widodo Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejaksaan Agung mulai mengendus dugaan tindak pidana dalam kasus pencatutan nama presiden dan wakil presiden yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto. Langkah itu dinilai positif. Sebab, kejaksaan jadi lembaga penegak hukum perdana yang berani menyelidiki kasus itu di luar pelanggaran etik yang menjadi ranah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menilai, Kejaksaan Agung dapat mengkonfirmasi ada tidaknya indikasi tindak pidana korupsi dari hasil penyelidikan atas rangkaian fakta yang muncul. Kejagung bisa menggunakan Pasal 15 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal tersebut mengatur soal permufakatan jahat.

"Ini yang harus dibuktikan Kejaksaan Agung," kata Direktur Advokasi PSHK Ronald Rofiandri dalam Bincang Pagi Metro TV, Rabu (2/12/2015).

Hal senada dikatakan politikus Partai Gerindra Fuad Bawazier. Mantan Menteri Keuangan era Presiden Soeharto ini menilai, lembaga penegak hukum lain harus bergabung dengan Kejaksaan Agung dalam mengusut kasus Setya Novanto.

"Kalau perlu bentuk tim, jadi kalau ada tindakan yang ternyata di luar korupsi, polisi bisa masuk," ungkap Fuad.

Kejagung bakal mengusut kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto dalam pembicaraan perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia (FI). Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jam Pidsus) Arminsyah menegaskan, penyelidikan yang dilakukan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) berbeda dengan Kejagung.

"MKD itu kan etika, beda dong," ujar Arminsyah kepada Metrotvnews.com, Selasa 1 Desember.

Mantan Jaksa Agung Muda Intelejen ini mengatakan, pelanggaran etika yang diduga dilakukan Setya Novanto tak menutup adanya dugaan pelanggaran korupsi.


(TII)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

3 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /