Ahok Tak Terima Jika Reklamasi Teluk Jakarta Diributkan

LB Ciputri Hutabarat    •    02 Desember 2015 10:42 WIB
reklamasi
Ahok Tak Terima Jika Reklamasi Teluk Jakarta Diributkan
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok--MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan reklamasi di Teluk Jakarta sudah berdasarkan kajian panjang. Bahkan, Ahok menyebut hasil kajian tersebut sudah menentukan jumlah dan posisi pulau yang bakal direklamasi.

Ahok menuturkan proyek reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta bukan keinginan pribadinya. "Itu sudah ada kajian Menteri Lingkungan Hidup dari 1995," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2015).

Sejak menggodok rancangan peraturan daerah (raperda) terkait reklamasi, Ahok menuturkan sudah memperhatikan semua aspek hukum yang berlaku. Dia juga menambahkan sudah melihat aspek hukum dari Kemenerian Kelautan dan Perikanan (KKP). "Kamu lihat saja pidato (raperda reklamasi) saya nanti di-upload. Ada dibuka data semuanya," terang Ahok.

Karena itu, Ahok tak terima jika reklamasi ributkan. Terlebih, ia menilai masalah reklamasi sudah masuk ke ranah politik. Sebab, kata dia, dasar hukum yang dikeluarkan bukan berasal dari dirinya. "Seolah-olah izin pulau saya yang berikan dan mesti saya tutup," tegas dia.

Rencananya, siang ini sekitar pukul 13.00 WIB ada 1.000 massa melakukan aksi unjuk rasa. Massa akan bergerak dari lapangan sepak bola Muara Angke menuju Green Bay. Adapun tuntutan mereka adalah menolak reklamasi yang dilakukan oleh Ahok.

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menolak rencana Pemprov DKI akan mereklamasi Pantai Ancol. Ahok kemudian menantang Walhi untuk berdebat soal reklamasi pantai Ancol.


(YDH)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /