Pemda Sleman Optimistis Dana Desa 2016 tak Berkurang

Patricia Vicka    •    02 Desember 2015 15:00 WIB
dana desa
Pemda Sleman Optimistis Dana Desa 2016 tak Berkurang
Ilustrasi dana desa, Ant

Metrotvnews.com,Yogyakarta: Pemerintah Daerah Sleman, DI Yogyakarta, optimistis penggunaan Dana Desa 2015 melebihi 70 persen. Sehingga Dana Desa untuk Sleman tak terancam berkurang pada 2016.

Kasubag Pendapatan dan Kekayaan Desa Bagian Pemerintahan Desa Setda Sleman, Alhalik, mengatakan penyerapan Dana Desa 2015 di kabupaten tersebut sebanyak 70 hingga 100 persen dari termin pertama dan kedua. Saat ini, pemerintah desa tengah menunggu pencairan Dana Desa termin ketiga.

Sehingga, kata Alkhalik, semua desa di Sleman tak terancam mendapat pengurangan Dana Desa pada 2016. Sebab keputusan pemerintah pusat mengurangi Dana Desa 2016 bila penyerapan Dana Desa 2015 kurang dari 70 persen.

"Khusus dana desa 2015 yang tidak terserap jika Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) lebih dari 30 persen, maka akan dipotong 30 persen dari alokasi dana desa 2016," kata Alkhalik di kantor Bupati Sleman, Rabu (2/12/2015).

Rencananya, Kabupaten Sleman mendapat alokasi Dana Desa 2016 sebesar Rp63,01 miliar. Jumlah itu meningkat 225 persen dibanding Dana Desa 2015 sebesar Rp28 miliar. Setiap desa akan mendapat besaran Dana Desa yang variatif mulai dari Rp600 sampai Rp900 juta. Pencairannya dilakukan dalam tiga termin selama setahun.

"Desa Catur tunggal mendapatkan dana desa tertinggi yakni Rp 900 juta. Sedangkan Desa Pakem mendapatkan dana desa terrendah yakni Rp 600 juta. Kami menunggu keputusan Bupati untuk menetapkannya," jelasnya.

Namun untuk dapat mencairkan dana desa 2016, Pemerintah desa harus terlebih dahulu membuat APBdes dan laporan penggunaan Dana Desa 2015. "Saat ini pemerintah desa sedang menggodok RAPBDes," ungkapnya.


(RRN)

Hasil Lengkap Liga Champions Hari Ini
Liga Champions 2017--2018

Hasil Lengkap Liga Champions Hari Ini

21 minutes Ago

Pertandingan lanjutan penyisihan grup Liga Champions musim ini kembali digelar, Rabu 22 Novembe…

BERITA LAINNYA
Video /