Soal Helikopter, Menhan Mengaku Telah Berulangkali Berikan Saran ke TNI AU

Achmad Zulfikar Fazli    •    02 Desember 2015 16:59 WIB
helikopter
Soal Helikopter, Menhan Mengaku Telah Berulangkali Berikan Saran ke TNI AU
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu--MI/M Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: TNI Angkatan Udara berulang kali disarankan selektif membeli helikopter baru VVIP. Pasalnya, TNI AU adalah yang paling paham mengenai helikopter mana yang baik untuk dibeli.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku, sudah mendapat laporan dari TNI AU mengenai pembelian tiga helikopter baru VVIP jenis AgustaWestland AW101. Ia pun menyerahkan keputusan pembelian itu kepada TNI AU yang lebih paham mengenai spesifikasi yang baik pada helikopter.

"Begini ya, itu semuanya (melalui) Kemenhan (Kementerian Pertahanan), tapi kan yang paling tahu perlunya kan mereka (TNI AU). Saya lihat ini masuk akal atau enggak, saya tanya katanya harus ngadep presiden, ya sudah," kata Ryamizard di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2015).

Namun, saat ditanya perihal persetujuan soal pilihan TNI AU yang akan membeli Helikopter AW10, mantan KSAD ini tidak memberikan jawaban pasti. Hanya, ia menilai, pembelian ini telah melalui kajian matang. "Sudah disarankan berkali kali, ya enggak apa-apa. (Tapi) Bukan oke-oke saja, entar salah lagi lo. Tapi TNI AU sudah mengkaji begitu, ya sudah," imbuh dia.

Ia pun meminta polemik pembelian Helikopter AW101 ini tidak terus dibesar-besarkan, agar tidak menimbulkan kegaduhan di publik. "Jangan digede-gedein nanti berkelahi lagi tuh, gw enggak mau," tukas dia.

Seperti diberitakan, TNI AU berencana membeli tiga helikopter baru VVIP jenis Agusta Westland AW101. Helikopter made in Inggris-Italia ini merupakan helikopter angkut kapasitas menengah yang dapat digunakan untuk kepentingan militer antikapal selam dan sipil.

Helikopter SuperPuma VVIP TNI AU digunakan untuk menerbangkan presiden ke daerah yang tidak mungkin didarati pesawat terbang dan terlalu memakan waktu bila ditempuh lewat darat. Helikopter buatan Prancis ini dioperasikan Skuadron 45 VIP TNI AU yang bermarkas di Pangkalan Udara Utama Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.


(YDH)

Video /