Mandra Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Renatha Swasty    •    02 Desember 2015 17:43 WIB
kasus korupsi
Mandra Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Mandra Naih berjabat tangan dengan JPU usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin 23 November 2015. Antara Foto/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Jakarta: Komedian Mandra Naih alias Mandra dituntut 1,5 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa Penuntut Umum menyebut Mandra terbukti menyuruh dan melakukan perbuatan menyalahgunakan wewenang secara berlanjut.

"Menuntut supaya majelis hakim menyatakan terdakwa Mandra Naih terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi," kata Jaksa Ario Wicaksono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2015).

Ario mengatakan, Mandra melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Mandra terbukti menyuruh anak buahnya di PT Viandra Production, Nani Suryani, memasukkan lelang dua FTV bergenre komedi berjudul Gue Sayang dan Zorro, serta FTV kolosal Jenggo Betawi untuk program siap siar dalam rangka launching Acara Baru Kemasan Baru dan 50 Tahun Emas TVRI. Belakangan, Nani memasukkan kembali film animasi robotik Zoid.

Mandra bersepakat dengan Iwan Chermawan membuka rekening baru atas nama Viandra di Bank Victoria. "Terdakwa tanda tangan pembukaan bank, di mana rekening itu digunakan untuk pekerjaan paket siap siar," beber Ario.

Terkait pembelian itu negara membayar sejumlah Rp12.145.486.091. Sementara dalam dakwaan disebut Mandra memperoleh kekayaan Rp1,4 miliar dari hasil itu. Namun, Ario mengatakan, Mandra tak terbukti menerima uang Rp1,4 miliar itu sehingga tak dibebankan biaya penganti.

"Tidak ada tambahan kekayaan terdakwa dari tindak pidana korupsi. Berdasarkan keterangan ahli, objek dan ruang lingkup kerugian negara adalah program siap siar. Berdasarkan hal tersebut, uang yang telah diterima terdakwa Rp1,4 miliar adalah bukan uang objek dan ruang lingkup dari penghitungan kerugian negara, sehingga dalam hal ini terdakwa tidak dibebankan untuk membayar uang pengganti," jelas Jaksa Ario.

Mandra diberatkan lantaran perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme serta terdakwa menghilangkan pendapatan negara. Ia diringankan karena kooperatif, sopan, dan belum pernah dihukum.

Mandra akan mengajukan pembelaan atau pledoi. "Setelah diskusi, terdakwa akan mengajukan pledoi pribadi dan penasihat hukum mengajukan pledoi sendiri, mohon waktu yang mulia," ujar Juniver Girsang, kuasa hukum Mandra.


(TRK)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /