5 Tahanan Kabur, Polisi Cek Dugaan Kelalaian Petugas

Achmad Zulfikar Fazli    •    02 Desember 2015 18:10 WIB
tahanan kabur
5 Tahanan Kabur, Polisi Cek Dugaan Kelalaian Petugas
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti--Antara/Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti heran dengan kaburnya lima tahanan saat perjalanan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara ke LP Cipinang, Jakarta Timur. Padahal, tahanan selalu mendapatkan penjagaan ketat dari aparat selama perjalanan menuju lapas.

"Harusnya kan walaupun satu polisi (yang menjaga tapi) kan digembok. Kan ada gemboknya, pengamannya. Nah masalahnya sekarang apakah ada kelalaian atau tidak? Karena kalau kendaraan tahanan itu semua ada jerujinya dan tahanannya di dalam," kata Badrodin di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2015).

Ia pun memastikan, tanpa adanya arahan darinya, anggotanya di lapangan sudah mengejar para tahanan yang kabur tersebut. "Kalau kabur dikejar. Sudah mulai tak perlu diarahkan," ucap dia.

Lebih lanjut, jenderal polisi bintang empat ini pun menyerahkan masalah ini kepada Polda Metro Jaya untuk mengusutnya secara tuntas. Terutama jika memang adanya kelalaian yang dilakukan aparat dalam menjaga tahanan.

"Ya nanti kita cek itu kan diserahkan ke Polda. Kita cek, apakah memang seperti itu atau mungkin ada yang tidak masuk (personel keamanannya) itu kan harus kita cek," tukas dia.

Lima tahanan melarikan diri saat perjalanan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara ke LP Cipinang, Jakarta Timur, Selasa malam 1 Desember. Seorang tahanan Nur Hasan alias Nongki ditangkap beberapa saat kemudian.

Empat tahanan lainnya bmelarikan diri setelah Nur Hasan menyiram Erry Wijaya, polisi yang mengawal, menggunakan air cabai. Saat itu, mobil tahanan yang membawa mereka sudah sampai di depan LP Cipinang.

Saat ini, polisi masih memburu empat tahanan, yakni Hengky Sutejo alias Aldi, Desi Sagita alias Desi, Rio ReynaLdo dan Darma bin Udin. Mereka tahanan kasus narkotika titipan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

"Terhadap tahanan tersebut tidak dilakukan pemborgolan saat di dalam mobil," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur Kombes Nasriadi di Mapolres Jakarta Timur, Rabu (2/12/2015).


(YDH)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /