Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan 2 Tersangka Mahasiswa Asal Papua

Deny Irwanto    •    02 Desember 2015 18:17 WIB
demo mahasiswa
Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan 2 Tersangka Mahasiswa Asal Papua
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Pihak kepolisian Daerah Metro Jaya masih menahan dua tersangka mahasiswa Papua yang berasal dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya, Tangerang. Dua mahasiswa tersebut ditetapkan tersangka setelah mengeroyok anggota Polsek Kelapa Dua, Tangerang.

Namun, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, dua mahasiswa tersebut telah dijamin, dan polisi masih memikirkan penangguhan penahanannya.

"Dua (tersangka) itu nanti sementara kita tahan untuk kasus penganiayaan polisi. Tapi sudah ada permintaan penangguhan (penahanan) dari tokoh-tokoh Papua di Jakarta," kata Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/12/2015).

Pertimbangan penahanan dilakukan, lanjut Tito, lantaran mereka masih berstatus mahasiswa. Untuk saat ini, Tito mengaku jika pihak kepolisian memberikan pembelajaran terlebih dahulu karena telah melakukan pengeroyokan.

"Kita tahan dulu, tapi kita pertimbangkan penangguhannya dalam waktu singkat," beber Tito.

Sebelumnya, sebanyak 22 mahasiswa dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya, Tangerang ditangkap Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya. Mereka ditangkap usai mengeroyok dua anggota polisi di Kelapa Dua, Tangerang.

Wakasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Eko Setio B.W mengungkapkan kurang lebih 30 orang mahasiswa berniat pergi ke Bundaran HI, Jakarta Pusat. Kepergian mereka diketahui untuk berunjuk rasa.

"Mau unjuk rasa di HI, katanya kan hari ini ulang tahun OPM (Organisasi Oapua Merdeka), mereka mau unjuk rasa di sana," beber Eko ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (1/12/2015).

Sebelum pergi berunjuk rasa, 30 orang yang menumpangi dua angkutan kota itu sempat mengisi bensin di SPBU 34-15807 Jalan Raya Gading Serpong kav 4/1 Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua. Saat di SPBU, Eko mengatakan, pihak Intel Kelapa Dua mendatangi ke 30 mahasiswa dan menanyakan kepergian mereka.

"Kanit Intel yang memimpin operasi itu, nanya ke mahasiswa, kemudian dikeroyok," beber Eko.

Usai melakukan pengeroyokan, ke 30 mahasiswa itu kemudian melanjutkan perjalanan ke Bundaran HI. Mengetahui ada anggota polisi yang mendapat pengeroyokan, amggota PJR yang dipimpin Eko lantas menghadang mahasiswa itu. "Mereka ditangkap di Pintu Tol Senayan," beber Eko.

Akibat pengeroyokan, Kanit Intel Kelapa Dua Tangerang Iptu Habib dan anggota Intel Brigadir Wiwit mengalani luka-luka. Saat ini keduanya sedang dirawat di Rumah Sakit Bethsaida Gading Serpong.


(YDH)

Mourinho Isyaratkan Berhenti Belanja Pemain
Bursa Transfer Pemain

Mourinho Isyaratkan Berhenti Belanja Pemain

9 hours Ago

Pelatih United Jose Mourinho tidak ingin terlalu ngotot untuk memenuhi target yakni membawa emp…

BERITA LAINNYA
Video /