Rusuh Tambang Emas, Polda Jatim Tangkap SN

Muhammad Khoirur Rosyid    •    03 Desember 2015 12:47 WIB
kerusuhan
Rusuh Tambang Emas, Polda Jatim Tangkap SN
Massa menyerbu masuk ke dalam lokasi tambang emas Banyuwangi di gunung Tumpangpitu Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Rabu (25/11/2015). (MI/Khoirul Hamdani)

Metrotvnews.com, Surabaya: Polda Jatim kembali menangkap satu tersangka kasus kerusuhan tambang emas Banyuwangi. Satu tersangka itu berinisial SN, 42, yang kini masih dalam pemeriksaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan. Perlunya, untuk mengetahui peran SN dalam rusuh tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggrahan, Kabupaten Banyuwangi.

"Diamankannya Rabu siang. Malamnya dibawa ke Polda. Sekarang masih pemeriksaan," katanya, di Surabaya, Kamis (3/12/2015).

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita bom molotov, bambu runcing, batu batako dan kayu balok. Benda keras dan bahan peledak itulah diduga yang digunakan tersangka saat aksi unjuk rasa di depan PT Bumi Suksesindo (BSI).

"Intinya, tersangka yang satu ini ikut dalam membuat kerusuhan. Dimungkinkan ada tersangka lain lagi sesuai perkembangan penyidikan," tutur Argo.

Sebelumnya, dua orang tersangka telah diamankan Polda Jatim. Yakni SU, 45, dan SG, 19. Keduanya ditangkap karena ikut menjadi provokator dalam kasus kerusuhan antara warga dan aparat polisi.

Kerusuhan ini terjadi pada 25 November 2015 di depan PT BSI. Warga yang meminta penghentian aktivitas tambang emas merasa tak ditanggapi oleh perusahaan. Lalu, warga menggelar unjuk rasa dan rusuh. Empat orang terkena tembakan peringatan polisi saat melakukan pengamanan dan mengalami luka.


(SAN)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

2 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /