Penerimaan Seret, Bos Pajak Baru Malah Minta Kenaikan Tunjangan Lagi

Suci Sedya Utami    •    03 Desember 2015 14:37 WIB
pajak
Penerimaan Seret, Bos Pajak Baru Malah Minta Kenaikan Tunjangan Lagi
Plt Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteady (berbaju batik). (FOTO: MTVN/Suci Sedya Utami)

Metrotvnews.com, Jakarta: Remunerasi atau tambahan tunjangan kinerja pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah diberikan dengan tujuan bisa memacu semangat untuk mengejar target pajak.

Alih-alih tercapai, penerimaan justru seret. Target pajak yang telah ditentukan dalam APBNP 2015 sebesar Rp1.244,7 triliun diperkirakan hanya akan tercapai 85 persen. Lantas akankah kebijakan remunerasi ditarik kembali?

Menanggapi hal tersebut, Plt Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi meminta remunerasi dan pendapatan pegawai jangan diturunkan, malah jika perlu dinaikkan lagi untuk lebih memacu kinerja.

"Kalau soal gaji, saya berusaha jangan diturunkan. Kalau bisa tetap atau bahkan naik," kata Ken dalam konferensi pers pertama setelah ditunjuk menggantikan Sigit Priadi Pramudito, di kantor pusat DJP, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2015).

Mantan Kakanwil Pajak Kalimantan Timur ini menyebutkan, saat ini untuk menggaji pegawai pajak yang jumlahnya 35 ribu orang, DJP tiap tahunnya hanya mengeluarkan Rp4 triliun. Dibandingkan dengan pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta, di mana setiap tahun untuk membayar gaji disediakan Rp18 triliun untuk 75 ribu pegawai.

"Gaji kita itu setahun cuma Rp4 triliun. Jadi setahun, rata-rata pegawai pajak hanya dapat Rp100 triliun, dan dibandingkan DKI Jakarta, kita itu kecil," ujar dia.

Ken menganggap kenaikan gaji dan juga tunjangan diperlukan untuk mensukseskan program ekstensifikasi DJP. Menurut Ken, saat ini masih banyak masyarakat yang belum memiliki NPWP dan belum patuh membayar pajak.

Lebih jauh ia mengatakan dari 129 juta masyarakat yang seharusnya memiliki NPWP, baru 27 juta yang sudah ada. Artinya masih ada yang harus dikejar lagi.

"Artinya masih ada 101-102 juta yang harus saya lakukan ekstensifikasi. Itu nanti bisa lebih besar lagi. Kalau 27 juta wajib pajak yang punya NPWP saja menghasilkan Rp103 triliun, maka bisa dihitung yang 101 juta itu bisa menghasilkan berapa?" pungkas dia.


(AHL)


Perkiraan Formasi Liverpool vs AS Roma

Perkiraan Formasi Liverpool vs AS Roma

34 minutes Ago

Kekuatan lini tengah Liverpool untuk menopang penyerang akan bertambah saat menjamu AS Roma&nbs…

BERITA LAINNYA
Video /