Korupsi UPS

Penahanan Anggota DPRD DKI Belum Perlu

Lukman Diah Sari    •    03 Desember 2015 16:31 WIB
korupsi ups
Penahanan Anggota DPRD DKI Belum Perlu
Anggota DPRD DKI Fahmi Zulfikar. (Foto:Antara/Reno Esnir)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bareskrim belum berencana menahan tersangka kasus uninterruptable power supply (UPS) anggota DPRD DKI Jakarta Fahmi Zulfikar dan mantan Anggota komisi E DPRD DKI Firmansyah. Penahanan hanya dilakukan jika tersangka menyulitkan penyidik.
 
"Saya kira belum diperlukan penahanan," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Suharsono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2015).
 
Ia mengunngkapkan, undang-undang tidak mengharuskan seorang tersangka ditahan. Penyidik punya pertimbangan untuk menentukan seorang tersangka harus ditahan atau tidak
 
"Tidak ada undang-undang yang mengharuskan seorang yang diduga pelaku kejahatan harus ditahan. Penahanan hanya dengan pertimbangan tentunya," ujarnya.
 
Suharsono mengatakan, penahanan dilakukan agar tidak menyulitkan penyidikan. "Sekali lagi, penahanan berdasarkan pertimbangan agar tidak menyulitkan penyidikan," katanya.
 
Selain diua anggota dewan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri juga menetapkan Alex Usman dan Zainal Soleman sebagi tersangka.
 
Alex diduga melakukan korupsi saat menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat. Sedangkan Zainal Soleman saat menjadi PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.
 
Mereka dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP.


(FZN)


Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or
Timnas Prancis

Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or

13 hours Ago

Meski demikian ia percaya pemenang Ballon d'Or dalam 10 edisi sebelumnya, Lionel Messi dan …

BERITA LAINNYA
Video /