Inggris Gabung Koalisi Global Melawan ISIS di Suriah

Willy Haryono    •    03 Desember 2015 21:26 WIB
isis
Inggris Gabung Koalisi Global Melawan ISIS di Suriah
Pesawat jet tempur Tornado milik Angkatan Udara Inggris di Limassol, Siprus. (Foto: AFP/Yiannis Kourtoglou)

Metrotvnews.com, London: Inggris bergabung dalam serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat di Suriah, Kamis (3/11/2015), dan sukses menghantam sebuah ladang minyak milik kelompok militan Islamic State (ISIS).

Serangan dilancarkan hanya beberapa jam setelah parlemen Inggris memberikan lampu hijau untuk bergabung dengan koalisi global melawan ISIS di Suriah.

"Pesawat Angkatan Udara Royal yang berada di Siprus telah melancarkan operasi penyerangan di Suriah dan melakukan beberapa gempuran," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris, seperti dilansir AFP. 

Empat pesawat jet Tornado milik Inggris memfokuskan serangan terhadap enam target di ladang minyak ISIS di wilayah timur Suriah. Keempat jet menjatuhkan masing-masing tiga bom Paveway seberat 226 kilogram.

"Serangkaian serangan ini benar-benar menghancurkan pendapatan Daesh dari sektor minyak," kata Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon kepada BBC, menggunakan akronim lain dari ISIS. 

Perdana Menteri Inggris David Cameron didukung 397 anggota parlemen untuk bergabung dengan koalisi, sementara 223 lainnya menolak. "Saya yakin parlemen telah membuat keputusan yang benar untuk membuat Inggris tetap aman," tulis Cameron di Twitter. 

Langkah Inggris langsung disambut baik Presiden Amerika Serikat Barack Obama, yang berkata: "AS menyambut baik Inggris untuk terbang bersama koalisi di Suriah."


(WIL)


Video /