Kelanjutan Kasus SIAP Bakal Diangkat ke Publik Pekan Depan

Dian Ihsan Siregar    •    04 Desember 2015 10:35 WIB
sekawan intipratama
Kelanjutan Kasus SIAP Bakal Diangkat ke Publik Pekan Depan
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Nurhaida. FOTO: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kesiapannya untuk membuka secara lugas kasus yang menimpa PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) pekan depan. Kasus tersebut turut melibatkan beberapa sekuritas di dalamnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, tim khusus yang dibentuk OJK saat ini masih dalam tahap memeriksa. Dia pun menegaskan OJK akan mengumumkan perkembangan pemeriksaan dalam waktu dekat.

"Saya bisa katakan tim sudah bekerja secara terus menerus. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, mungkin akhir minggu depan ada bisa kami bagikan (informasinya). Tapi mungkin belum selesai ya," kata Nurhaida, ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (4/12/2015).

‎Menurutnya, OJK akan melakukan pemeriksaan secara keseluruhan, baik dari sisi proses perdagangan yang tidak wajar hingga seluruh pihak yang terkait dalam kasus Sekawan Intipratama.

"Pencarian memungkinkan ada atau tidaknya pelanggaran. Emiten, broker semua akan kami periksa. Pihak lain pun yang terkait akan ada pemanggilan," jelas dia.

Sebelumnya, OJK sedang memeriksa dua broker, PT Reliance Securities dan PT Yuanta Securities Indonesia terkait gadai saham SIAP. Setelah sebelumnya kedua broker tersebut dimediasi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Alpino Kianjaya sebelumnya menjelaskan, kedua broker tersebut sebelumnya di mediasi bursa.

Saat ini, penanganannya dilanjutkan oleh OJK yang berhak menyelidiki kasus Sekawan Intipratama. "Pihak kuasa dan Reliance sedang di mediasi OJK. Jadi permintaan salah satu anggota bursa, minta OJK mediasi," ujar Alpino belum lama ini.

Alpino menekankan, bursa sudah mengungkapkan dokmen hasil mediasi Reliance dan Yuanta. Lalu, laporan sudah dilanjutkan OJK yang bakal memutuskan semua masalah yang terjadi.

"Walau transaksi negosiasi jelas di aturan OJK, bursa tentu transaksi semua nasabah di record dengan jelas ada dokumentasinya. Itu kan memprotek jika terjadi seperti ini. Jadi semua ada bukti, dari pihak nasabah ada bukti transaksi persetujuan. Semua anggota bursa harus memperhatikan dengan sangat serius setiap instruksi semua harus terekam dengan jelas dan baik," sebut Alpino.

Dia pun menekankan tidak akan ada kejadian seperti itu lagi. Sekuritas pun harus memperhatikan aspek Know Your Customer (KYC) agar tidak terjadi transaksi semu.

"Kenapa kita lakukan suspensi. Kita harapkan ke depan tidak ada lagi dan AB (sekuritas lebih aware. Memang mereka harapkan ada solusi dan kesepakatan. Jadi kita hadirkan ke dua belah pihak, penyelesaiannya seperti apa, kalau tidak ada penyelesaian, maka dampaknya panjang dan tidak bagus pula," tegas Alpino yang merupakan mantan Direktur di MNC Securities.

Reliance disomasi dua broker atas transaksi gadai saham Sekawan Intipratama. Satu somasi selesai, sedangkan satu lagi masih dalam pembicaraan. Dua broker yang mensomasi, Yuanta Securities (FS) dan Trust Securities (BR). Direktur Reliance, Esterlita Widjaja mengakui, somasi dari Trust Securities sudah dicabut dan dengan skema tanpa ada aliran dana dan barang. Reliance pun harus menyelesaikan masalah dengan sembilan broker yang lain. Total nilai transaksi yang belum teratasi sebesar Rp101 miliar.

Rincian transaksi Reliance dengan masing-masing broker, Yuanta Securities (FS) Rp19,9 miliar, Trust Securities (BR) Rp9,9 miliar, Mahakarya (XL) Rp5,06 miliar, NH Korindo Securities (XA) Rp2,3 miliar, Bosowa Securities (SA) R 2,3 miliar. Kemudian, NC Securities (LH) Rp483,3 juta, First Asia Capital (PC) Rp3,84 miliar, Victoria Securities (MI) Rp10,72 miliar, Sucorinvest (AZ) Rp62 miliar, Profindo Securities (RG) Rp3,99 miliar, dan Jasa Utama Securities (YB) Rp2,09 miliar.


(AHL)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

10 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /