PE Tak Sejalan dengan Iptekin Bisa Jadi Bom Waktu Ekonomi RI

Gervin Nathaniel Purba    •    04 Desember 2015 12:53 WIB
pertumbuhan ekonomi
PE Tak Sejalan dengan Iptekin Bisa Jadi Bom Waktu Ekonomi RI
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Metrotvnews.com, Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memandang meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak sejalan dengan kemampuan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi (Iptekin).

"Kita tahu perekonomian berkembang dengan cepat, Mckinsey Indonesia memprediksi pada 2030 Indonesia menjadi kekuatan ekonomi ketujuh di dunia, namun perkembangan Iptekin relatif lambat," ujar Kepala LIPI Iskandar Zulkarmain dalam sambutannya di Gedung LIPI, Jakarta, Jumat (4/12/2015).

Melihat tidak sejalannya antara pertumbuhan ekonomi dengan kemampuan pengembangan Iptekin, Iskandar khawatir di masa depan perekonomian Indonesia tidak akan bertumbuh bagus lantaran tidak didukung oleh pengembangan dan penguasaan Iptekin. Bahkan tidak memungkinkan akan ada muncul persoalan di masa depan.

"Kemajuan ekonomi dan tidak sejalannya dengan kemampuan pengembangan Iptekin, ini sudah menjadi peringatan bagi kita ke depan, akan menjadi bom waktu bagi perekonomian kita," tuturnya.

Menurutnya, saat ini semua negara maju memiliki pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan kemampuan pengembangan dan penguasaan Iptekin. Bahkan negara seperti Brasil, Tiongkok, dan India pun juga sudah ditopang oleh kemampuan pengembangan Iptekin.

Untuk itu, Ia meminta kepada pemerintah bahaw perkembangan ekonomi jangan hanya ditopang melalui kekayaan sumber daya alam (SDA) saja seperti minyak dan gas (migas).

"SDA migas dan nonmigas kan akan habis, negara maju bangun kekautan ekonomi berdasarkan kemampuan Iptek, ini bisa menjadi ancaman ekonomi kita," pungkasnya.


(AHL)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

11 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /