Eksepsi Novanto di MKD

Novanto: Kesaksian Maroef Palsu

Misbahol Munir    •    07 Desember 2015 18:46 WIB
pencatut nama presiden
Novanto: Kesaksian Maroef Palsu
Ketua DPR Setya Novanto diduga si pencatut nama Presiden dan Wakil Presiden terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia,--Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR Setya Novanto, terlapor kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden serta permintaan saham PT Freeport Indonesia, keukeuh membantah semua tuduhan yang dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said. Demikian pula dengan kesaksian Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin yang dikatakan tak benar sama sekali.

"Kesaksian yang diberikan oleh saudara Maroef di muka persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan adalah kesaksian yang palsu atau tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya," ujar Novanto dalam eksepsinya pembelaanya seperti yang didapat Metrotvnews.com, Senin (7/12/2015).

Bahkan, kata Novanto, kesaksian Maroef di persidangan MKD adalah bentuk tuduhan dan tidak berdasarkan fakta.

"Bahwa dalam keterangan/kesaksian tersebut Saudara Maroef Sjamsoeddin memberikan keterangan/kesaksian berupa tuduhan-tuduhan yang tidak benar kepada saya," tegas mantan Bendara Umum DPP Partai Golkar itu.  

Berikut poin-poin yang disampaikan Novanto yang menyebut Presdir PT Freeport memberikan keterangan palsu;

Yang mulia pimpinan dan anggota majelis kehortmatan,

Unus Testis Nullus Testis
(Satu saksi bukan saksi)

Kesaksian yang diberikan oleh saudara Maroef Sjamsoeddin dimuka persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan adalah kesaksian yang palsu atau tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

1. Bahwa pada tanggal 3 Desember 2015, Saudara Maroef Sjamsoeddin (Pimpinan PT. Freeport Indonesia) memberi keterangan/kesaksian di muka MKD.

2. Bahwa dalam keterangan/kesaksian tersebut Saudara Maroef Sjamsoeddin memberikan keterangan/kesaksian berupa tuduhan-tuduhan yang tidak benar kepada saya;

3. Bahwa keterangan/kesaksian Saudara Maroef Sjamsoeddin yang mengatakan saya meminta saham, menjanjikan perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia, mengatasnamakan Presiden maupun Wakil Presiden, menggunakan wewenang saya untuk kepentingan pribadi adalah keterangan/kesaksian palsu dan tidak benar;

4. Bahwa saya tidak akan mengomentari lebih lanjut semua pertanyaan yang didasarkan atau berkaitan dengan rekaman ilegal yang diberikan oleh Saudara Maroef Sjamsoeddin dengan saya melawan hukum tanpaizin dan tanpa hak;

5. Bahwa dengan tegas saya menolak seluruh keterangan/kesaksian Saudara Maroef Sjamsoeddin yang telah menuduh saya dengan tanpa bukti yang sah.

Berdasarkan dengan uraian tersebut di atas saya memoihon kepada Yang Mulia untuk mengesampingkan semua keterangan/kesaksian Saudara Maroef Sjamsoeddin.



(MBM)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

20 hours Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /