Novanto: Kesaksian Bos Freeport Palsu

K. Yudha Wirakusuma    •    07 Desember 2015 18:47 WIB
pencatut nama presiden
Novanto: Kesaksian Bos Freeport Palsu
Ketua DPR Setya Novanto--MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR Setya Novanto hadir dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan. Dalam persidangan, Novanto menyebut, kesaksian Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin tidak sesuai fakta sesungguhnya.

"Kesaksian yang diberikan saudara Maroef di muka MKD adalah kesaksian palsu, tidak sesuai fakta sebenarnya. Jika itu rekaman yang legal yang diperoleh sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang belaku, maka saya pasti memberikan komentar tanggapan terhadap hal tersebut," kata Novanto dalam rekaman yang didapat Metro TV, Senin (7/12/2015).
 
Novanto mengatakan, dirinya tak pernah menjadi pemburu rente dan tidak pernah menggunakan kekuasaan untuk mengambil keuntungan pribadi. "Bahkan sebaliknya, saya selalu menjaga situasi kondusif, agar iklim infestasi menjadi terjamin," ucapnya.

Novanto membantah semua tuduhan yang diadukan Menteri ESDM Sudirman Said. Dia mengatakan, tuduhan yang dilaporkan Sudirman tidak benar sekali. Justru Novanto mengatakan, Sudirman Said telah mencemarkan nama baiknya terkait kasus permintaan saham PT Freeport.

"Bahwa saudara pengadu Sudirman mencemarkan nama baik saya dengan mengatakan saya telah mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden dan meminta saham kepada PT Freeport Indonesia tanpa bukti sama sekali," kata Novanto seperti yang tertulis dalam lembar pembelaanya yang didapat Metrotvnews.com, Senin (7/12/2015).

Ia menambahkan, "Bahwa keterangan/kesaksian tersebut di atas adalah sangat tidak benar dan bersifat testimonium de auditu itu tidak mempunyai nilai pembuktian." imbuhnya.


(YDH)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

1 day Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /