Di Sidang MKD, Novanto: Seolah-olah Saya Penjahat

Krisiandi    •    07 Desember 2015 18:59 WIB
pencatut nama presiden
Di Sidang MKD, Novanto: Seolah-olah Saya Penjahat
Setya Novanto. Foto: Antara/Hafidz A Mubarak

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR Setya Novanto yang diperiksa sebagai terlapor kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden meminta Mahkamah Kehormatan Dewan menolak laporan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. Dia juga berharap MKD merampungkan sidang hari ini. 

"Karena makin cepat makin baik agar saya yang tidak bersalah ini, yang tidak melakukan pelanggaran etik dapat segera mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya," kata Novanto seperti yang tertulis dalam salinan nota pembelaan diri yang dibacakan di hadapan majelis MKD di DPR, Senin (7/12/2015). 

Selama ini, kata Novanto, dirinya telah diserang melalui pemberitaan media cetak dan elektronik. Pemberitaan, lanjut dia, cenderung sepihak dan tendensius. 

"Seolah-olah saya telah menjadi penjahat, padahal faktanya tidak demikian, sebagaimana telah terbukti dalam persidangan beberapa hari ini," ujarnya.

Novanto merasa menjadi korban dan nama baiknya dirusak secara sistematis. Secara tidak langsung, kata Novanto, kondisi ini merusak harkat dan martabatnya selaku pribadi maupun sebagai anggota DPR. 

"Saya mohon kepada Yang Mulia dan kepada masyarakat Indonesia hendaknya tidak terbawa opini yang menyesatkan yang merugikan saya. Namun, mari sama-sama kita renungkan, kebenaran sesungguhnya dari apa yang terjadi dibalik peristiwa ini," papa Novanto. 

Di akhir pembelaan, Novanto memohon majelis menolak aduan Sudirman Said. Alasan Novanto, lantaran Sudirman selaku menteri ESDM tidak memiliki legal standing

Dia juga memohon MKD menyatakan alat bukti rekaman yang diajukan Sudirman Said tidak sah. "Tiga, menyatakan Saudara Setya Novanto tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik," kata Novanto. "Atau bilamana yang mulia berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya."

Pembelaan tertulis Novanto di sidang MKD terdiri dari 12 halaman, ditandatangani sendiri dan dilampiri Materai Rp6.000. 


(KRI)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

2 days Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /