Penerbitan SUN Jadi Strategi Pemerintah Bayar Utang dan Penuhi Anggaran di 2016

Suci Sedya Utami    •    07 Desember 2015 20:28 WIB
surat utang
Penerbitan SUN Jadi Strategi Pemerintah Bayar Utang dan Penuhi Anggaran di 2016
Illustrasi. (ANT,Rosa Panggabean).

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah akan kembali menerapkan strategi front loading atau penerbitan surat berharga negara (SBN) yang lebih besar porsinya di semester satu 2016.

Direktur Jenderal Pengelolaan  Pembiayaan, dan Risiko Kementerian Keuangan RI, Robert Pakpahan mengatakan, porsi front loading tahun depan yakni 61 persen atau Rp369,23 triliun dari total kebutuhan pembiayaan 2016 sebesar Rp605,3 triliun.

"Front loading akan kami terapkan dalam pembiayaan APBN 2016. Kalau 2015, pembiayaan di semester satu 63 persen, tahun depan 61 persen," kata Robert, di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015).

Robert mengatakan kebutuhan pembiayaan tahun depan akan digunakan untuk pembayaran utang yang jatuh tempo (refinancing) sebesar Rp256 triliun, menurutup defisit 2,1 persen sebesar Rp273,2 triliun, dan alokasi penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp58,1 triliun.

"Kebutuhan pembiayaan Rp605,3 triliun akan dipenuhi dari penerbitan SBN Rp532,4 triliun, penarikan pinjaman luar negeri dan Subsidiary Loan Agreement (SLA) Rp69,2 triliun dan penarikan pinjaman dalam negeri Rp3,7 triliun," jelas Robert.


(SAW)


Vietnam Juara Piala AFF 2018

Vietnam Juara Piala AFF 2018

1 day Ago

Vietnam sukses menekuk Malaysia 1-0 di lek kedua Final Piala AFF 2018. Hasil ini memastikan Vie…

BERITA LAINNYA
Video /