Pemerintah Terbitkan Sukuk Syariah di 2016 Sebesar Rp130 Triliun

Suci Sedya Utami    •    07 Desember 2015 20:58 WIB
sukuk
Pemerintah Terbitkan Sukuk Syariah di 2016 Sebesar Rp130 Triliun
Illustrasi. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma.

Metrotvnews.com, Jakarta: Guna membiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016, Pemerintah akan menerbitkan surat berharga negara (SBN) senilai Rp532,4 triliun.

Dari porsi tersebut, Pemerintah akan menerbitkan dalam bentuk surat utang atau obligasi berdasarkan prinsip syariah (sukuk) sebesar 24 persen atau kurang lebih sekitar Rp130 triliun.

"Sukuk itu dari target gross Rp532 triliun akan diterbitkan dalam bentuk sukuk 24 persen baik dalam bentuk ritel maupun valas," kata Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015).

Namun, Robert enggan menyebutkan dari Rp130 triliun itu berapa besaran porsi untuk sukuk valas yang akan diterbitkan. Namun, merujuk dari penerbitan di tahun sebelumnya, biasanya porsi penerbitan sukuk valas sebesar 20 persen dari total penerbitan sukuk.

"Merujuk pada tahun ini yang meningkat jadi 30 persen, tahun depan porsinya juga di sekitaran 20-30 persen, tergantung seberapa besar pasar menyerapnya," tuturnya.

Lebih lanjut, dari porsi penerbitan sukuk, yang digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur (project financing) yakni Rp13,67 triliun, di mana Rp4,983 triliun yakni dialokasikan ke Kementerian Perhubungan untuk membiayai pembangunan jalan kereta api layang dan jalur ganda kereta api Jabodetabek, Jawa Timur, dan Sumatera. Lalu Rp1,468 triliun dialokasikan ke Kementerian Agama untuk pembangunan dan revitalisasi asrama haji dan balai nikah.

"Serta Rp7,226 triliun untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk pembangunan dan pelebaran jalan Sumatera, Jawa, dan NTB," pungkasnya.



(SAW)